panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Pendidikan
18 Maret 2009
Mengintip Pendidikan di South Gloucestershire (3/Habis)
Komunitas Pembelajaran Profesional
BAGAIMANA pendidik meningkatkan sumber daya sehingga mampu bertugas berat? Jawabnya, komunitas pembelajaran profesional. Di negeri kita juga ada komunitas sejenis, yakni musyawarah guru mata pelajaran (MGMP).

MGMP di Gloucestershire efektif menggerakkan para anggota serta pemangku kepentingan sehingga mampu membentuk learning society.

Komunitas itu melibatkan semua orang yang didorong motivasi sama, saling dukung, bekerja sama, menemukan cara penyesuaian terhadap perubahan, saling mencari tahu praktik mengajar, dan bersama-sama mempelajari pendekatan baru yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Mereka punya pandangan dan nilai sama dan itu berpengaruh terhadap masuknya anggota komunitas baru. Mereka punya tanggung jawab sama: memperbaiki pembelajaran. Ada ciri umum, yakni perencanaan atas dasar kerja sama tim. Ada pembelajaran, baik individu maupun kelompok.
 
Menghargai masukan untuk pembaruan. Mengedepankan keterbukaan, membangun jaringan, dan saling bermitra. Keanggotaan inklusif. Dukungan mutual yang memberi rasa percaya dan saling hormat.

Komunitas itu sangat memengaruhi pengembangan sumber daya pendidik dan tenaga kependidikan. Karena, aktivitasnya benar-benar melembaga untuk selalu ingin maju.

Tahapan Pengembangan

Ada beberapa tahap pengembangan komunitas. Pertama, mengoptimalisasikan sumber daya dan struktur untuk mempromosikan komunitas. Harus ada waktu, ruang, dan pendanaan untuk mendukung komunitas.

Gagasan mengenai komunitas disertakan dalam dokumen kebijakan dan rencana pengembangan sekolah. Semua ruang dimanfaatkan untuk menciptakan suasana belajar. ICT digunakan untuk meningkatkan komunikasi yang lebih efektif.

Kedua, mempromosikan pembelajaran profesional. Perkembangan komunitas, terutama pembelajaran, selalu dipromosikan ke semua guru dan staf. Manajemen atau penilaian kinerja, profil perkembangan komunitas, dan mentoring bersifat konsisten dengan nilai-nilai perkembangan selalu dilaporkan.

Ada penekanan terhadap latihan dan pemahaman bersama. Ada dukungan untuk membantu pengembangan strategi dan keahlian pembelajaran dan pengajaran.

Ketiga, mengevaluasi dan pempertahankan komunitas. Perkembangan dan kemajuan komunitas diawasi secara teratur. Ada pembahasan jelas mengenai komunitas beserta tujuan dan perkembangannya.

Nilai-nilai komunitas dipertimbangkan saat membuat pilihan untuk merekrut dan memberhentikan staf. Perhatian diberikan untuk pembahasan masalah yang menghalangi perkembangan komunitas. Pemangku kepentingan yang kritis diundang untuk memberikan pandangan.

Keempat, memimpin dan mengelola untuk mempromosikan komunitas. Pemimpin memusatkan perhatian pada pembelajaran untuk semua. Pembinaan kepercayaan dan merayakan keberhasilan jadi prioritas.

Pemimpin selalu meningkatkan pengetahuan dan membagi pengetahuan dengan yang lain. Pemimpin memberikan contoh pembelajaran dan melatih teman lain. Kepemimpinan dalam pembelajaran selalu disebarkan ke seluruh sekolah dan lembaga lain.

Komunitas itu di Gloucestershire sangat efektif dari tingkat sekolah sampai distrik. Tak mustahil bila joyful learning yang variatif dan inovatif terus berkembang dan terimplementasikan secara efektif. (Soedjono-53)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER