panel header


MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Pendidikan
17 Maret 2009
Mengintip Pendidikan di South Gloucestershire (2)
Prinsip Keterbukaan dan Akuntabilitas
KURIKULUM yang dikembangkan sama dengan di Indonesia, yaitu kurikulum tingkat satuan pendidikan/sekolah. Artinya, standar dan penjaminan mutu ditetapkan pemerintah, sedangkan pengembangan diserahkan sesuai dengan potensi setiap sekolah.

Visi, misi, dan nilai inti dikembangkan atas keinginan seluruh komponen sekolah dan kebutuhan pemangku kepentingan. Itulah target masa depan untuk memenuhi tantangan/persaingan zaman, budaya di lingkungan internal dan eksternal lingkungan sekolah serta kebutuhan masa depan, dan profil akhir harus dimiliki sebagai profil lulusan.

Visi, misi, dan nilai inti dipadukan dengan inti kurikulum dan disusun silabus yang dijabarkan dalam perencanaan pembelajaran serta diterapkan di kelas. Pemberdayaan dan komitmen jadi keunggulan sekolah di Gloucestershire. Kreativitas dan inovasi pendidik dan tenaga kependidikan sangat dihargai dalam mendampingi perjalanan pesetsa didik. Siswa tak dipaksa belajar, tetapi membelajarkan diri sendiri sehingga melahirkan komitmen tinggi dalam melaksanakan role and responsibility. 

Berdasar kunjungan ke beberapa sekolah, saya memperoleh informasi adalah penting dan harus jadi komitmen kepala sekolah untuk mengetahui apa yang dikerjakan guru, apa yang dibelajarkan pada siswa, dan bagaimana kepala sekolah dapat membantu guru menjadi lebih baik/profesional. Kepala sekolah juga perlu memberi feed back pada guru, menjaring sebanyak-banyaknya informasi dari pemangku kepentingan, dan menganalisis keluaran yang ditampilkan siswa.

Keterbukaan

Prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dikembangkan dalam mengelola sekolah. Pendidik dan tenaga kependidikan menjaring berbagai informasi secara formal di bawah dikoordinasi wakil kepala sekolah urusan hubungan masyarakat. Adapun secara informal kepala sekolahlah yang menjaring informasi itu. Komponen yang jadi target untuk memperoleh informasi cukup luas, dari peserta didik sampai pemangku kepentingan, baik pendidikan maupun di luar pendidikan.

Peran orang tua begitu besar di dunia pendidikan Gloucestershire. Jika di Indonesia komunitas orang tua cukup diwakili komite sekolah, di sana selain komite sekolah ada volunteer dari komunitas orang tua yang ikut serta dalam pembelajaran sebagai asisten guru pelajaran. Pemberdayaan peran orang tua itulah yang perlu dikembangkan di Indonesia.

Informasi terbuka untuk saling memberi/meminta, nonbirokrasi, nonformal, dan kekeluargaan. Itu ditunjukkan pula dalam struktur organisasi setiap sekolah. Kepala sekolah berada paling bawah, di bawah wakil kepala sekolah, kemudian guru, dan yang paling atas siswa, komunitas orang tua, dan pemangku kepentingan.

Kepala sekolah berperan besar mengelola informasi, sehingga produktif dan tujuan utama mengetahui profil peserta didik dapat tercapai. Ketika saya berkunjung ke sebuah SMA untuk mendapat data profil siswa, kepala sekolah bertanya pada siswa tentang segala hal. Sebaliknya, siswa diberi kesempatan memberi masukan ke seluruh komponen sekolah.

Di SD, kepala sekolah pun selalu berkomunikasi dengan orang tua yang datang. Semua itu sebagai wujud pemecah kebuntuan birokrasi yang bermuara pada keterbukaan informasi. Semua kepala sekolah mengungkapkan efektivitas pelatihan dalam mengelola sekolah dengan pendekatan informal humanistik.

Perencanaan

Guru di Gloucestershire rata-rata menerapkan learning organization. Mereka dituntut memiliki kualifikasi dan kompetensi memadai. Learning organization adalah organisasi yang terlatih menciptakan, meraih, dan mengubah pengetahuan/informasi dan memperbaiki sikap untuk mencerminkan pengetahuan dan pandangan baru.

Perencanaan merupakan bagian yang sangat penting dalam pembelajaran. Selain memerlukan kompetensi akademik, guru dituntut mengembangkan kreativitas dan inovasi, sehingga mampu menggabungkan ''keinginan'' pemerintah dan sekolah. Itu bermuara pada pembelajaran yang membelajarkan siswa dengan senang. (Soedjono-53)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER