DEDDY SUTOMO, pemeran Jenderal Sudirman dalam film Janur Kuning (1979), menyesali pemotongan salah satu adegan dalam film itu. Padahal, kata dia, adegan itu berdasar sumber sejarah yang sahih dan cukup dramatis.
”Itulah adegan pertemuan Jenderal Sudirman dan Sultan Hamengkubuwono IX. Itu pertemuan pertama mereka setelah Sudirman bergerilya. Adegan itu cukup mengharukan,” ujar dia di Kudus, beberapa waktu lalu.
Dia menuturkan adegan beberapa menit itu tak disetujui penguasa saat itu. Sebelum beredar di masyarakat, adegan harus dipotong. Akhirnya rentetan gambar dari keberangkatan Sudirman hingga kedua tokoh itu berpelukan pun hilang.
Janur Kuning adalah film kedua yang menceritakan Serangan Umum 1 Maret 1949, setelah Enam Djam di Djogdja (1951). Selain Deddy, film yang disutradarai Alam Rengga Surawidjaja itu dibintangi Kaharudin Syah, Dicky Zulkarnaen, Amak Baldjun, dan Sutopo HS. Konon, itulah film termahal pada masanya, dengan menelan dana produksi Rp 375 juta. (Adhitia Armitrianto-53)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad