MAGELANG - Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Magelang dari Partai Hanura, Wahyu Widodo (62) ditemukan tewas bersimbah darah, di rumahnya, Dusun Gentan, Desa Purwosari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, kemarin.
Caleg nomor urut 5 itu diduga menjadi korban perampokan dengan kekerasan. Istrinya Tri Yulianti (45), PNS yang bekerja sebagai Sekretaris Kelurahan Wates Kota Magelang shock mendengar kabar itu.
Sebuah mobil Daihatsu Xenia berwarna Silver bernopol AA 9301 DB diduga kuat dibawa kabur pelaku pembunuhan. Korban pertama kali ditemukan pembantunya Slamet (35) sekitar pukul 08.00, kemarin.
Saat itu, Slamet hendak meminta kunci penggilingan padi kepada korban. ”Saat itulah saya melihat Pak Wahyu sudah tengkurap bersimbah darah. Akhirnya saya minta tolong tetangga dan melapor Polisi,”katanya.
Dia menceritakan, kondisi ruang tamu sudah berantakan dan menemukan sejumlah pecahan kaca. Dia mengakui, saat kejadian rumah korban dalam kondisi sepi.
”Selama ini istri korban Tri Yulianti setiap pagi pergi dinas. Sedangkan, putranya kuliah di Semarang, nyaris tak ada orang di pagi hari” katanya.
Empat Gelas
Adik sepupu korban, Wahyu Hidayat (57) yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian, menduga aksi itu dilakukan lebih dari satu orang. Setidaknya itu dilihat dari di ruang tamu ditemukan empat gelas bekas minum teh.
” Mungkin itu yang diduga disuguhkan kepada para pelaku. Jadi pelaku bertamu dengan baik-baik lantas menghabisi nyawa korban dan membawa kabur mobil,” katanya.
Selain itu, lanjut dia, juga ditemukan sebilah gagang celurit. Diduga korban tewas akibat disabet celurit tersebut tepat mengenai dibagian belakang kepalanya.
Kapolres Magelang AKBP Bayu Wisnu Murti melalui Kasatreskrim AKP Rudi Montolalu mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi. Bayu mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan motif dari pembunuhan yang menimpa mantan guru SMPN 2 Tegalrejo itu.
Dia juga belum berani memastikan apakah pembunuhan ini bermotif politik.”Saat ini, kita juga belum bisa memintai keterangan istri korban lantaran masih masih shock,”katanya.
Pihaknya juga, mengatakan korban meninggal karena adanya luka di bagian kepala sisi kanan. Namun untuk memastikan apakah luka tersebut terkena benda tumpul atau tajam, masih menunggu hasil otopsi dari RS Sardjito Yogyakarta.
”Kita juga belum bisa memastikan harta apa saja milik korban selain mobil milik korban yang dibawa kabur pelaku,”katanya.
Untuk memburu pelaku, Kapolres telah meminta bantuan dari sejumlah Polres untuk membantu melakukan pengejaran terhadap pelaku.”Kita berharap, kasus ini segera terungkap,” tambahnya. (H33-64)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad