panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
24 September 2008
Pemudik Dianjurkan 2 Jam Sekali Istirahat
Suhu Kota Semarang Melebihi Batas
SEMARANG- Suhu udara di Kota Semarang dan sekitarnya, Selasa (23/9) mencapai 35 derajat celsius atau 2 derajat di atas normal. Badan Meteorologi dan Geofisika memprediksikan hingga satu minggu kedepan pada siang suhunya masih panas, sore terbentuk awan, dan malam diperkirakan akan terjadi hujan lokal dengan kualitas ringan.

Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Kelas I Semarang, M Chaeran mengatakan, suhunya memang cukup panas, melebihi batas normal. Hal itu terjadi karena matahari, pada (23/9) tepat di atas ekuator. ’’Pada malam terkadang suhunya panas dikarenakan panas yang dipantulkan bumi ke atas terhalang awan,’’ terangnya.

Dia mengatakan, kerusakan hutan itu juga berpengaruh terhadap suhu udara. Untuk itu, kedepan perlu digalakkan penanaman pohon. Sebab, jika hutannya lebat suhunya lebih sejuk.

Kecepatan angin di wilayah pantura berkisar antara 8-10 knot, sedangkan di pantai selatan mencapai 30 knot. Artinya, gelombang di perairan Samudra Indonesia diprediksikan bisa mencapai antara 3-4 meter, sedangkan di Laut Jawa tinggi gelombang maksimal 2 meter.

’’Gelombang di Laut Jawa dirasa aman untuk lalu lintas lalut dari Semarang ke Kalimantan. Namun, yang perlu diwaspadai saat melintas di Selat Karimata. Sebab, di sana berpotensi terjadi hujan deras dengan gelombang antara 1,5 meter hingga 2,5 meter,’’ terangnya. 

Suhu tinggi perlu diwaspadai para pemudik yang melalui jalur darat pada siang hari, terutama pengendara sepeda motor. Sebab, berdampak pada stamina pemudik. Karena mengalami dehidrasi pemudik mudah lelah. ’’Untuk menjaga stamina, pemudik bersepedamotor dianjurkan beristirahat dalam dua jam sekali,’’ jelasnya.

Untuk mencegah supaya tidak terkana matahari secara langsung, beberapa warga Semarang terpaksa menggunakan payung. Selain itu, ada pula yang mengenakan jaket dan penutup wajah saat mengendarai sepeda motor. Andi, warga Jatingaleh mengeluhkan suhu udara di Kota Semarang yang cukup panas. ’’Suhunya panas menyengat,’’ ujarnya. (H3-41)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER