panel header


ALON ALON WATON KELAKON
Pelan Pelan Saja Asal Berhasil
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Muria
15 September 2008
Dua Jembatan Belum Rampung
  • Perbaikan Jalan, Omzet SPBU Turun
REMBANG - Dua jembatan di jalur pantai utara (pantura) yaitu Pasar Banggi, Kecamatan Kota dan Kiringan, Kecamatan Lasem dipastikan belum bisa rampung dan dipakai untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.

 Dua jembatan itu kemungkinan baru akan bisa selesai dikerjakan setelah arus mudik dan balik Lebaran usai.  Suroto salah satu pekerja memastikan pekerjaan jembatan itu tidak akan bisa selesai saat arus mudik dan balik. Saat ini pekerja lebih difokuskan untuk menggarap Jembatan Ngraci Juwana daripada Jembatan Kiringan. 

’’Sebagian besar pekerja yang ada di sini ditarik semua ke Ngraci untuk mempercepat perbaikan di sana. Di sini, mungkin baru akan dikerjakan setelah Lebaran,’’ katanya. 

Sumardi, pekerja mengutarakan, rencananya dua jembatan itu akan ditambah dua jalur lagi untuk mengimbangi pelebaran jalur pantura. ’’Saya tidak tahu kapan jembatan dengan empat lajur ini bisa selesai. Karena selain perbaikan jembatan yang memakan waktu cukup lama, pasti nanti juga akan disusul dengan pengaspalan diatas jembatan,’’ terangnya.

Belum rampungnya pengerjaan dua jembatan di jalur pantura itu, patut diwaspadai oleh pemudik yang melintasi Kabupaten Rembang. Pasalnya, akibat belum selesainya perbaikan dua jembatan itu  jalur pantura menyempit.

Sementara itu perbaikan jalan Pati-Juwana yang tak kunjung rampung membuat omzet SPBU Widorokandang turun drastis. Dalam tiga bulan terakhir, pendapatan per harinya hanya berkisar Rp 4 juta dan Rp 6 juta, padahal pada kondisi normal bisa mencapai Rp 40 juta hingga Rp 50 juta/hari.

Jumlah pembeli yang berkurang, kata pengawas SPBU Hermawan, lantaran kendaraan kesulitan masuk ke areal pom bensin. Selain sempit, perbaikan jalan dengan pembetonan juga membuat ruas jalan di depan SPBU, permukaannya tidak rata dengan bahunya.

Kondisi demikian membuat kendaraan tidak bisa masuk ke SPBU. Hanya beberapa sepeda motor saja yang mampir ke sana karena masih bisa menerobos bahu jalan yang dalam perbaikan.
“Tidak ada yang bisa masuk kalau jalannya seperti itu. Kami pernah meminta pengelola proyek untuk memberikan sedikit jalan masuk ke pom bensin agar mobil tetap bisa mengisi di sini, tapi tidak diperhatikan juga,” jelas Wawan, sapaan akrab pengawas itu.

Gelar Operasi

Dalam tiga bulan terakhir, lanjut dia, dalam sehari pihaknya hanya mampu menjual 200-300 liter bensin maupun solar. Jumlah tersebut jauh dari penjualan sebelumnya yang rata-rata untuk solar dua hingga ton dan lima ton untuk premium.

Menjelang kedatangan arus mudik dan balik Lebaran, Sabtu malam hingga Minggu dini hari kemarin lalu aparat Polres Rembang mulai menggelar operasi cipta kondisi di jalur pantura Rembang.

Kapolres Rembang AKBP Wawan Ridwan melalui Kabag Ops Kompol Tri Kartono mengutarakan, operasi ini akan rutin digelar sewaktu-waktu untuk mewujudkan suasana kondusif menjelang masa arus mudik lebaran.  (H19,H49-54) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER