panel header


CRAH AGAWE BUBRAH
Bercerai Kita Runtuh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Pantura
06 Mei 2008
Membaik, Dua Korban Konser Boomerang
TEGAL- Kondisi dua penonton konser Boomerang yang menjadi korban tawuran, membaik. Karena itu, mereka diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit, Senin (5/5). Rudi Hartono (17), warga Debong Kulon, Tegal Selatan, sebelumnya dirawat di RSUD Kardinah karena luka di tangan dan kaki. Luka tersebut diduga akibat sabetan senjata tajam.

Sedangkan Rustiyanto (17), warga Bandung Kimpling, Tegal Selatan, sebelumnya dirawat di RSUI Harapan Anda, Kota Tegal karena luka serius di wajah dan giginya rampal. Luka itu akibat terkena lemparan batu saat terjadi keributan antarpenonton.

Wakapolresta Tegal Kompol Dhani Hernando SIK mengatakan, masih menyelidiki kasus tersebut. Namun, hingga kemarin belum ada penonton maupun pihak terkait yang dimintai keterangan. Dalam waktu dekat polisi akan memanggil pengurus event organizer Gets untuk dimintai keterangan.

Tawuran tersebut, lanjut Dhani, diduga terjadi karena antusiasme penonton sangat tinggi saat menikmati musik rock yang dimainkan personel Boomerang. Akibatnya, terjadi senggolan dan kemudian berlanjut menjadi keributan.

Pentas Terakhir

Seperti diberitakan, konser grup musik cadas asal Surabaya itu di objek wisata Pantai Alam Indah (PA), Sabtu (3/5) malam berlangsung ricuh. Akibatnya, belasan penonton luka ringan dan lima penonton luka serius. Selain Rudi Hartono dan Rustiyanto, tiga lainnya adalah Dimas Ananda (18), warga Krandon, Margadana, Suharto (17), warga Jatibagor, Suradadi, dan Ahmad Jaelani (16), penduduk Randugunting.

Sementara itu, Kepala Dishubparsenbud Sumito SIP mengatakan, konser Boomerang itu merupakan pentas grup musik yang terakhir di PAI. Sebab, Pemkot tidak akan memberikan izin lagi kepada sponsor untuk menggelar acara serupa.

Dia menjelaskan, pelarangan PAI untuk konser musik bukan semata terkait keributan konser Boomerang, melainkan karena di lokasi itu akan dibangun sejumlah fasilitas, seperti Monumen Bahari, waterboom, anjungan, dan restoran terapung. ”Lokasi alternatif konser musik adalah GOR Wisanggeni,” katanya. (H17-65) 
(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER