panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
12 April 2008
Mobil Pribadi Tak Boleh Pasang Lampu Rotator
SEMARANG - Rencana Ditlantas Polda Jateng dan jajarannya di Polwil dan Polres menindak tegas pelanggar aturan lalu-lintas dalam bulan tertib lalu-lintas (BTL) tahap II, juga menyangkut penggunaan sirine dan lampu rotator.
Selama ini banyak truk trailer menggunakan sirine dan lampu rotator berwarna merah. Bila terus terjadi, maka mulai tanggal 15 April dalam BTL tahap II, bakal kena semprit jajaran Satlantas.

Wadirlantas Polda Jateng AKBP Drs Basarudin mengungkapkan, sirine dan rotator selama ini sering digunakan untuk mobil ambulance dan patroli pengawalan (patwal) baik polisi lalu-lintas (polantas), polisi militer (PM) maupun DLLAJ dan Dishub. Untuk Patwal juga dapat digunakan pada sepeda motor ber-cc besar mulai 250 cc ke atas.
Sedangkan untuk ambulance, juga diperbolehkan menggunakan sirine dan lampu rotator warna merah.  Sirine yang digunakan bersuara khas. Penggunaannya dimaksudkan sebagai tanda ke pengguna jalan lainnya dalam situasi darurat dan lalu lintas ramai.

Bila itu digunakan oleh mobil ambulance atau patroli dan pengawalan (patwal), kendaraan di depannya seharusnya segera menepi.
Dengan harapan memberikan kesempatan lewat mobil yang mengeluarkan suara sirine dan mengedipkan lampu rotator.

’’Dalam praktiknya, sirine dan lampu ini sering disalahgunakan oleh sejumlah kalangan masyarakat. Ada mobil pribadi yang dipasangi sirine dan lampu ini. Ya biasa anak muda untuk gaya-gaya,’’ tandas Wadirlantas didampingi Kasubdit Dikyasa AKBP R Slamet Santoso SH SIK.

Mengganggu Konsentrasi

Penyalahgunaan sirine dan rotator di mobil pribadi sering berdampak mengganggu konsentrasi pengguna jalan lain. Bahkan masyarakat sekitar sering dibuat penasaran dan resah.

Khusus untuk lampu rotator, kata dia, tidak boleh digunakan pada kendaraan pribadi maupun umum. Namun hanya dipakai kendaraan yang bersifat khusus seperti ambulance dan kendaraan patwal.
Warna lampu yang digunakan pun sudah ditentukan. Untuk patwal berwarna biru muda.

Petugas kebersihan dan truk bermuatan berat menggunakan warna kuning. Sedangkan ambulance boleh menggunakan warna merah.
Sedangkan menurut Kasubdit Dikyasa Polda Jateng AKBP R Slamet Santoso SH SIK, pelanggaran terhadap penggunaan sirine atau rotator diatur sesuai dengan Pasal 61 (1) UULAJ, Pasal 74 (1) c PP 43 Tahun 1993, dan Pasal 61 (1) UULAK, Pasal 71 (2) PP 43 Tahun 1993.

’’Sosialisasi tinggal seminggu lagi, nanti mulai 15 April kami langsung melakukan penindakan saat BTL tahap II dimulai hingga 15 Mei,’’ tandas dia. (D12,H21-41)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER