panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
11 Maret 2008
Masa Jabatan Lurah Dibatasi
SEMARANG- Masa jabatan lurah nantinya akan dibatasi maksimal 10 tahun. Bila melebihi masa itu, maka lurah tersebut harus dimutasi ke kelurahan lain. 
Ketua Pansus Raperda Kelurahan DPRD Kota Semarang Agung Budi Margono mengatakan, pembatasan masa jabatan berguna untuk optimalisasi pelayanan publik. Setiap lurah nantinya akan dievaluasi kepemimpinannya setiap dua tahun sekali. Diharapkan program itu mampu menjadi alat tolok ukur keberhasilan tugas lurah. 


Materi evaluasi mencakup pelaksanaan tugas kepegawaian. Selain itu, hubungan interaksi dengan masyarakat akan menjadi salah satu penilaian. Begitu pula dengan etik dan moralnya.  
’’DPRD dan Pemkot sudah sepakat melakukan pembatasan. Kami juga akan konsultasi dengan pemerintah pusat soal hal ini,’’ katanya Senin (10/3).

Peremajaan

Ia menilai, selama ini ada beberapa kelurahan yang dipimpin lurah dengan masa jabatan lebih dari 10 tahun. Dalam PP No 73/2005 memang tidak mencantumkan pembatasan waktu itu. Pansus Kelurahan akan mengesahkan raperda tersebut ke rapat paripurna hari ini, Selasa (11/3).

Anggota Komisi C DPRD Kota tersebut mengemukakan, pembatasan masa jabatan juga berfungsi sebagai proses peremajaan atau regenerasi. Dalam Pansus, Agung juga menandaskan jabatan lurah harus bergolongan IIIC sesuai dengan PP No 73/2005 tentang Kelurahan. Kenyataannya, golongan IIIB masih ada yang menempati posisi lurah.  

Di sisi lain, ia memaparkan tahun anggaran 2009 untuk mengadakan kajian amanat PP No 73/2005 secara komprehensif. Diharapkan penyesuaian penerapannya tidak lebih dari lima tahun sejak diberlakukan. Hal itu termasuk persyaratan jumlah minimal 4.500 jiwa.

Menurut pendataannya, jumlah warga di 46 kelurahan di Kota Semarang tidak sesuai dengan ketentuan PP No 73/2005. Di antara kelurahan itu adalah Cabean Semarang Barat dan Terboyo Kulon Genuk. (H22,H9-37)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER