panel header


RUKUN AGAWE SANTOSA
Bersatu Kita Teguh
panel menu
panel news ticker
Bagi pencinta game online, kini telah hadir ribuan game yang bisa dimainkan secara gratis di suaramerdeka.com. Ayo para game mania, buruan manfaatkan kanal game online kami di http://suaramerdeka.matchmove.com/games
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
30 Desember 2004
Tebing Longsor Tewaskan Kakak Beradik
BANYUMAS- Longsor yang melanda RT 4 RW 4 Dusun Ratim, Desa/Kecamatan Gumelar, Selasa (28/12) petang mengakibatkan kakak-beradik, Imam Prayitno (16) dan Rohmanudin (12), tewas. Bencana itu juga menyebabkan rumah milik Komarudin (40) dan Sukardi (45) rusak berat.

Bibi korban, Sailem (40), menuturkan saat itu kedua putra Sukardi tersebut sedang bermain ponsel di dalam kamarnya. Mereka masuk ke kamar seusai keluarga itu menikmati makan malam.

''Mereka tak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun longsor,'' tuturnya di samping kedua jenazah keponakannya itu.Pada saat kejadian itu, baik Sukardi dan istrinya, maupun Komarudin serta Gowar (43), istrinya sedang berada di ruang tamu rumah masing-masing. Saat tebing runtuh, mereka segera berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Sementara itu, Juriman beserta keluarganya yang rumahnya berada di atas tebing juga terancam longsor. Saat kejadian sedang berada di Jakarta.

Digmo, warga setempat menceritakan, sebelum musibah terjadi wilayah itu sudah diguyur hujan deras selama sekitar empat jam. Hal itu menyebabkan tebing setinggi empat meter dan panjang 15 meter di lokasi itu longsor. Saat tebing itu runtuh, warga sekitar langsung berupaya menyelamatkan dua korban yang tertimbun. Dengan menggunakan peralatan seadanya, mereka menggali reruntuhan dan baru sekitar jam 20.00 berhasil mengeluarkan korban.

''Korban berhasil dievakuasi, namun dalam keadaan sudah meninggal,'' ungkap Camat Gumelar, Purjito, di lokasi kejadian.

Sampai Selasa tengah malam (28/12) warga masih berkumpul di tempat kejadian. Dua rumah warga yang mengalami rusak berat sebagian telah dipasang tiang penyangga bambu agar tidak roboh. Namun, bagian belakang kedua rumah tersebut telah tertimbun material longsor.

Belasan Rumah Rusak

Dari Banjarnegara dilaporkan, belasan rumah rusak akibat tanah longsor di Desa Pasegeran dan Desa Lawen di Kecamatan Pandanarum, Selasa petang (28/12).
Kades Pasegeran, Aris Winarno, mengatakan di desanya setidaknya ada 12 rumah warga yang rusak dan beberapa di antaranya parah.

''Warga yang rumahnya rusak parah dan terancam longsor, kami minta sementara waktu mengungsi ke rumah tetangga atau saudara yang lebih aman. Hujan deras masih kerap turun, sehingga kami khawatir ada longsor susulan,'' katanya.

Rumah warga yang rusak yakni milik Rianto (45), Yudi (35), Tuwari (63), Santomi (50), Waryoto (55), Sutoyo (46), Sugi (45), Jaeni (56), Juwarto (58), Parto (56), Jarmoyo (60). Mereka seluruhnya berada di Dusun Pasegeran. Adapun satu rumah rusak milik Suparyo (43) berada di Dusun Jumbleng.

''Kejadiannya pada petang hari sekitar jam 18.30 saat hujan deras. Adapun yang rusak parah yakni milik Rianto, Waryoto, Santomi, Tuwari, Yudi, dan Suparyo. Kerugian mencapai puluhan juta rupiah,'' katanya.(H25,sus-63) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER