panel header


KEGEDHEN EMPYAK KURANG CAGAK
Banyak Pengeluaran, Kurang Penghasilan
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
home > Bicara Fakta
07 Februari 2011 | 17:46 wib
Inilah Rentetan Kasus Korupsi Alat Kesehatan !
.

 

Oleh Mahendra Bungalan

TINDAKAN menggelumbungkan angka nominal adalah cara paling gampang yang paling sering dlakukan para koruptor di negeri ini. Dan itu menjadi modus paling populer di kalangan para "maling" kerah putih. Pembelian alat-alat kesehatan yang harganya sudah di mark - up adalah contoh paling hangat. dan bahkan kasus perkasusnya sudah berhasil ditangani.

Setelah menjadi tersangka lebih dari setahun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan Mantan Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Sutedjo Joewono. Sutedjo merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan pada rumah sakit rujukan penanganana Flu Burung tahun 2006.

Menurut staf Humas KPK, Priharsya Nugraha, yang bersangkutan ditahan di rumah tahanan Polres Jakarta Selatan. ''Untuk kepentingan penyidikan, tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan,'' ujar Priharsya di kantornya, Senin (7/2).

Sutedjo mengenakan kemeja putih bergaris, Sutedjo keluar usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Dia enggan menjawab pertanyaan soal kasus yang menjeratnya. Termasuk keterlibatan atasannya saat kasus ini terjadi, Aburizal Bakrie. Dia hanya diam sambil berjalan ke mobil tahanan yang telah menunggu di halaman kantor KPK.

Menggelembungkan harga.

Seperti diketahui, KPK mengumumkan Sutedjo  sebagai tersangka pada 3 September 2009 silam. Suetedjo diduga telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 32 miliar. Adapun nilai kontrak pengadaan senilai Rp 98 miliar.

Sutedjo dikenakan dengan pasal sangkaan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jasin menjelaskan, modus korupsi itu dilakukan dengan cara menggelembungkan harga pembelian alat-alat kesehatan. Menurut Wakil Ketua KPK M Jasin saat mengumumkan status tersangka, bahwa dalam pengadaan tersebut diduga terjadi penggelembungan hingga 200 persen.

Dalam informasi yang diperoleh, alat-alat kesehatan yang diduga digelembungkan itu antaralain berupa Bronchoscopy merk Olympus buatan Jepang, dimana harga kontrak satu unitnya diperkirakan Rp 538 juta dan harga subkontraknya Rp529,9 juta ternyata harga agennya hanya Rp 168 juta.

Selisihnya mencapai Rp370 juta. Sedangkan untuk alat itu, Depkes saat itu membutuhkan sekitar 11 unit. Contoh lain yaitu, alat defibrilator merk Criticare buatan USA, diperkirakan harga kontraknya Rp103 juta dan harga subkontrak Rp101 juta, ternyata harga agennya hanya Rp30,6 juta. Sehingga markup mencapai 237 persen atau Rp 72 juta. Untuk alat tersebut Depkes membutuhkan 25 unit.

Barang-barang itu, itu lanjutnya, didistribusikan ke 100 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di beberapa Provinsi di kawasan Indonesia Timur seperti Sulawesi, Kalimantan, Papua, dan Maluku. Selain mark up, modus korupsi juga dilakukan melalui upaya pengiriman kembali alat-alat yang sama kepada RSUD yang sebelumnya sudah pernah menerima. Sehingga barang-barag itu sudah tidak diperlukan, karena sudah ada.

Jenis Alat Kesehatan Dalam  Kasus Dugaan Korupsi Tahun 2006

No Jenis alat Spesifikasi
1 Bronchoscopy Jumlah : 11 unit Merk : Olympus Japan Tipe : TE-2 Harga Kontrak : Rp 538.036.364 Harga Subkontrak: Rp 529.965.819 Harga Agen : Rp 168.000.000
2 Automatic Film Processor Jumlah : 25 Merk : Okamoto Japan Tipe : Auto X-3 Harga kontrak : Rp 98.640.000 Harga Subkontrak: - Harga agen : Rp 36.210.000 Harga satuan : Rp 62.430.000
3 Defibrilator Jumlah : 25 Merk : Criticare - USA Tipe : AED-G3 Harga kontrak : Rp 103.123.636 Harga Subkontrak: Rp 101.576.781 Harga agen : Rp 30.600.000 Harga satuan : Rp 72.523.636
4 Nebulizer Jumlah : 25 Merk : Shin Ei Japan Tipe : comfort 2000 Harga kontrak : Rp 20.176.364 Harga Subkontrak: - Harga agen : Rp 8.035.500 Harga satuan : 12.140.864

(Sumber: bagian Penindakan KPK)

 

( Mahendra Bungalan / CN27 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga
Komentar dari FB


Panel menu
Berita terbaru
Index Berita
05 September 2014 | 23:56 wib
Dibaca: 12069
05 September 2014 | 23:45 wib
Dibaca: 12774
05 September 2014 | 23:30 wib
Dibaca: 12566
image
05 September 2014 | 23:15 wib
Dibaca: 14862
05 September 2014 | 23:00 wib
Dibaca: 12152
Panel menu tepopuler dan terkomentar
FOOTER