panel header


GUPAK PULUT ORA MANGAN NANGKANE
Capek Bekerja Tidak Dapat Hasilnya
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
19 Februari 2011 | 20:02 wib
Penghijauan Bukit Puntuk Setumbu Dukung Pariwisata Borobudur

Magelang, CyberNews. Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah, Agus Suryono,  penghijauan dengan penanaman pohon di bukit Punthuk Setumbu, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk mendukung upaya pengembangan kepariwisataan kawasan Candi Borobudur.

"Selain untuk melestarikan lingkungan, agar suplai air untuk petani di bawah tetap lancar, juga bermanfaat untuk pengembangan ekowisata karena tempat ini salah satu tujuan wisata kawasan Candi Borobudur," kata Agus, usai penanaman bibit pohon di Puntuk Setumbu, sekitar dua kilometer barat Candi Borobudur, di Borobudur, Sabtu (19/2).

Kegiatan itu dilakukan oleh Forum Rembug Klaster Pariwisata Borobudur dengan bekerja sama dengan lembaga lainnya, antara lain dengan Balitbang Pemprov Jateng, Yayasan Pemerhati hutan Tropis Indonesia, dan PT Taman Wisata Candi Borobudur, serta Pemerintah Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur.  Dalam uji coba penanaman ini ditanam sekitar 160 bibit pohon durian dan duku di kawasan bukit itu.

Agus juga menambahkan, uji coba penanaman meliputi areal seluas satu hektare, sedangkan pada masa mendatang akan dikembangkan sasaran wilayah yang lebih luas. Jika pasokan air untuk pertanian di kawasan di bawah bukit itu tetap lancar, petani setempat tidak beralih usaha menjadi pengasong di kompleks Candi Borobudur. "Mereka bisa tetap mengolah lahan pertanian dengan lancar, tidak alih pekerjaan menjadi pengasong hanya karena kurang pasokan air, sehingga tidak terjadi kesemrawutan pengasong cendera mata di Candi Borobudur," ujarnya.

Jika kawasan Punthuk Setumbu tetap lestari, lanjut Agus, semakin banyak wisatawan yang datang ke tempat itu untuk menikmati panorama alam sekitar Candi Borobudur, sedangkan masyarakat setempat bisa memanfaatkan peluang kepariwisataan di desa itu. Ia menyatakan perlunya berbagai komponen masyarakat bersama pemerintah desa setempat memelihara pohon penghijauan yang ditanam di Punthuk Setumbu itu.

Saat penanaman bibit pohon di puncak bukit Puntuk Setumbu, tampak hadir antara lain Kepala Unit PT TWCB Pujo Suwarno, pendiri Indonesian Rainforest Foundation (IRF), John Qualle, dan Ketua Yayasan Pemerhati Hutan Tropis Indonesia, Fransisca Indarsiani, serta Ketua Forum Rembug Klaster Pariwisata Borobudur, Kirno Prasojo.

"Pihak IRF telah memrogramkan penanaman pohon penghijauan di sejumlah kawasan dengan total luas areal sekitar 70 hektare di daerah itu. "Perkiraannya enam tahun mendatang masyarakat sudah bisa memanen hasilnya," jelasnya.

Sementara itu, ketua Forum Rembug Klaster Pariwisata Borobudur, Kirno Prasojo mengatakan, penanaman bibit pohon ini antara lain untuk pelestarian lingkungan Borobudur pascaerupsi Gunung Merapi 2010, mengurangi dampak pemanasan global, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, juga mendukung pengembangan wisata Punthuk Setumbu dan menjaga kelangsungan sumber air Desa Karangrejo.

( Ant / CN28 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
15 Agustus 2013 | 23:28 wib
Dibaca: 1102
.
15 Agustus 2013 | 18:20 wib
Dibaca: 741
15 Agustus 2013 | 05:16 wib
Dibaca: 1075
15 Agustus 2013 | 04:33 wib
Dibaca: 1002
14 Agustus 2013 | 23:56 wib
Dibaca: 823
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler