panel header


panel menu
panel news ticker
SUARAMERDEKA.com - Semata-mata Fakta
panel iklan Hosrizon
panel main 1

08 Februari 2012 | 14:53 wib

MITI Fokus Pendidikan Technopreunership

  • Milad ke-8 MITI
image

BANDUNG, suaramerdeka.com - Aula Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Sabtu pekan lalu (4/2) demikian meriah. Ribuan mahasiswa ITB dan beberapa kampus lain memadati gedung pertemuan yang jadi icon kota Bandung dalam soal penyelenggaraan even-even besar berlatar teknologi. Kemeriahan itu, tampaknya sebanding dengan hajatan besar yang digelar oleh Keluarga Mahasiswa (KM) ITB bekerjasama dengan Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI). Ya, hari itu KM ITB menggelar rangkaian acara ITB Fair yang digabungkan dengan hajatan Milad MITI ke-8.

‘’Pemilihan ITB sebagai lokasi acara Milad MITI ke-8 sekaligus menyemarakan ITB Fair 2012 ini mempunyai arti sangat penting, dikarenakan ITB adalah simbol gerbang kemajuan teknologi nasional, pintu Gerbang Menuju Indonesia Madani,’’ ujar Ketua Umum MITI Dr Warsito P Taruno dalam kata sambutannya.

Warsito bukan tanpa sebab menyebut hal demikian. Nama besar ITB seakan menjadi penanda serta pendorong bagi program besar yang sudah dilakoni MITI selama ini, Technopreunership. ‘’MITI akan terus mendorong  munculnya wirausaha-wirausaha baru berbasis sains dan teknologi atau technopreunership. Kami yakin budaya macam Silicon Valley bakal tumbuh di negeri ini lebih dari negara Asia manapun karena karakter budaya serta kondisi Indonesia dengan tuntutan survival yang sangat tinggi menunjukkan potensinya ke arah itu,’’ papar Warsito.

Ia kemudian menunjuk keberhasilan anak-anak muda Indonesia yang namanya mendunia lewat perusahaan-perusahaan dengan karya teknologi tingginya. Yang lebih menggembirakan lagi, mayoritas dari mereka adalah anggota MITI. ‘’Sejak didirikan 8 tahun yang lalu, mungkin banyak kalangan yang mengira bahwa MITI telah MATI. Tetapi dalam kesenyapan itu, anggota-anggota MITI terus bekerja untuk membangun kapasitas, menumbuhkan technopreneurship yang mulai diperhitungkan di tingkat dunia. Berbagai perusahaan teknologi tinggi seperti modern ship design and building, chipset design, tomography imaging system and manufacturing, scientific instruments, nano-materials, cancer therapy, medical equipments dan berbagai perusahaan pengembang piranti lunak high-end mulai eksis di tataran nasional maupun internasional. Dalam kurun waktu yang tidak lama, perusahaan-perusahaan ini akan mampu mengukir prestasi memunculkan produk-produk high-tech Made In Indonesia di pasar-pasar dunia.’’

Yang dimaksud Warsito adalah nama-nama besar dan diakui dunia seperti Dr. Eko Fajar Nur Prasetyo, pakar desain chipset yang dengan perusahaannya PT Versatile Silicon Technologies, memenuhi pesanan chip bagi perusahaan-perusahaan teknologi komunikasi dunia. Atau Dr Kaharuddin Djenod dengan PT Terafulk Megantara Design, yang hasil karya desain kapalnya selalu digunakan galangan kapal dunia. Demikian pula Dr Nurul Taufiqurrohman, pendiri Masyarakat Nanoteknologi yang berhasil mengangkat banyak UMKM dalam menciptakan produk-produk berkualitas tinggi. Bahkan, tanpa bermaksud menyombongkan diri, Warsito menunjuk keberhasilan dirinya dalam mengembangkan riset di bidang tomografi sehingga mampu menciptakan alat terapi kanker.

Bagi Warsito dan MITI, keberhasilan anggotanya dalam mengembangkan technopreunership tak ingin dinikmati sendiri. Sejak berdiri, MITI fokus untuk membina dan mendorong para pemuda dalam mengembangkan technopreunership. Karena itu, berbagai pelatihan dan pembinaan dilakukan kepada para pemuda, khususnya para mahasiswa di berbagai perguruan tinggi untuk mengembangkan kemampuan mereka memberdayakan usahanya dengan sentuhan teknologi. Bahkan, bekerjasama dengan Kemenristek RI, MITI mengirimkan anak-anak muda potensial dalam pelatihan intermediator teknologi ke Jerman akhir tahun lalu. Mereka inilah kelak yang akan menjembatani para peneliti memasarkan karya temuannya ke dunia industri.

Kini, tak kurang jaringan di 79 kampus Indonesia sudah dikembangkan MITI. Berbagai karya terbaik mereka mendapat bantuan melalui Hibah MITI. Selain itu, kerjasama dengan berbagai lembaga dalam menjembatani pemanfaatan sains dan teknologi bagi kemaslahatan masyarakat terus dijalani. Berbagai community development (comdev) bekerjasama dengan kampus dan lembaga-lembaga seperti Kemenristek, LIPI, LAPAN dan BPPT terus berjalan hingga kini.

Bahkan, saat peringatan Milad di Bandung, menutup orasinya Menkominfo Tifatul Sembiring mengajak MITI untuk berkolaborasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa lewat pemberdayaan masyarakat sehingga melek ICT (information and communication technology). ‘’Saya sarankan MITI untuk segera MOU guna mempercepat proses pemberdayaan masyarakat terutama di wilayah-wilayah yang jauh dari sarana dan prasarana informasi dan komunikasi,’’ ajak Tifatul.

Di usianya yang menginjak sewindu, tepat 18 Januari lalu. MITI sedikit banyak telah berbuat bagi kemajuan bangsa ini. Bahkan,  ketika tuntutan akan peran besar yang bisa dilakukan para ilmuwan dan teknolog semakin mengedepan, maka MITI berupaya mewujudkannya lewat langkah dan kerja-kerja besar yang hadir dari beragam program kerjanya. Apalagi, sebagai bagian anak bangsa, MITI akan terus berupaya melahirkan karya-karya terbaiknya sehingga harapan banyak pihak bisa benar-benar terwujud dan bukan hanya mimpi. Proses transformasi masyarakat pun bisa berjalan dengan baik manakala kemampuan teknologi telah dikuasai. Kolaborasi yang kuat antara MITI dengan berbagai komponen bangsa, pada akhirnya akan semakin menguatkan hadirnya sebuah peradaban baru di Indonesia, peradaban berbasis kemajuan iptek yang menjadikan bangsa ini mandiri dan sejahtera, peradaban Indonesia Madani.

( Rifki /CN34 )

Powered by Telkomsel Blackberry


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

Bookmark and Share

          Berita Pendidikan

08 Februari 2012 | 14:53 wib

MITI Fokus Pendidikan Technopreunership image

BANDUNG, suaramerdeka.com - Aula Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Sabtu pekan lalu (4/2) demikian meriah. Ribuan…

16 Agustus 2011 | 17:30 wib

UMS Berikan Beasiswa Bagi 165 Mahasiswa Baru

Solo, CyberNews. Universitas Muhamamdiyah Surakarta (UMS) memberikan beasiswa bagi 165 mahasiswa baru. Ada tiga…

16 Agustus 2011 | 17:22 wib

10.261 Calon Mahasiswa Serbu UMS

Solo, CyberNews. Menjelang penutupan pendaftaran pada 20 Agustus mendatang, saat ini jumlah calon mahasiswa yang…

15 Agustus 2011 | 22:51 wib

Perlu Penetapan Teori yang Tepat Menetukan Arah Kiblat

Semarang, CyberNews. Saat ini ada tiga teori yang dapat digunakan dalam perhitungan arah kiblat dari permukaan…

15 Agustus 2011 | 21:22 wib

Jamaludin Darwis Jabat Rektor Unimus image

Semarang, CyberNews. Prof Dr Jamaludin Darwis MA ditetapkan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)…

15 Agustus 2011 | 21:10 wib

Akan Targetkan Kebun 1.000 Toga
SMA 7 Semarang Juara I Lomba Sekolah Sehat Provinsi image

Semarang, CyberNews. Setelah melewati tahapan Lomba Sekolah Sehat (LSS) dari tingkat kota dan karesidenan, akhirnya…

21 Juli 2011 | 22:35 wib

Kemenpora Akan Sebar 1.000 Sarjana ke Pedesaan

JAKARTA, CyberNews. Tahun 2011 pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan perguruan…

14 Juli 2011 | 16:12 wib

Suarakan Kritik, Hampir Berakibat Dikeluarkan dari Sekolah image

SEORANG orang tua yang berusaha mengkritik sistem pendidikan di Sekolah anaknya, harus menanggung akibat anaknya…

FOOTER