panel header


panel menu
panel news ticker
SUARAMERDEKA.com - Semata-mata Fakta
panel iklan Hosrizon
panel main 1

22 Mei 2011 | 23:25 wib

Mendidik Anak Patuh dengan Bernyanyi

image

MENGAJAK BERNYANYI: Psikolog terkenal dan pemerhati pendidikan anak Seto Mulyadi atau akrab dipanggil Kak Seto mengajak orang tua dan guru bernyanyi pada seminar 'Yuk, Buat Anak Patuh Tanpa Kekerasan' yang diselenggarakan TK-SD PL Bernardus di Patra

Semarang, CyberNews. Suara denting organ piano mengiringi Psikolog terkenal Seto Mulyadi saat membuka seminar "Yuk, Buat Anak Patuh Tanpa Kekerasan" yang diselenggarakan TK-SD PL Bernardus di Patra Convention Hotel Semarang, Sabtu (22/5). Kemudian secara spontan Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak yang akrab disapa Kak Seto ini turut mengajak peserta seminar yang kebanyakan guru dan orang tua siswa bernyanyi dengan irama yang sedang mengalun.

Ya, itulah yang dilakukan Kak Seto dalam membuka dan mengisi kegiatan tersebut. Ratusan orang yang berada di Ruang Poncowati itu dibuat senang mengikuti seminar tanpa mengantuk dan jenuh. Dia mengatakan, sistem pendidikan harus menghargai kreativitas. Sebab, Intelligence Quotient (IQ) bukan segala-galanya, orang tua juga harus memahami psikologi anak bahwa ada juga Creativity Quotient (CQ).

"Begitu juga untuk membuat anak patuh, selain harus memahami bahwa anak merupakan individu yang unik, orang tua atau guru juga perlu tahu cara menghadapi mereka yang membutuhkan kesabaran," ungkapnya.

Sehingga cara yang tepat adalah dengan mengerti bahwa dunia mereka adalah dunia bermain. Termasuk mengajak mereka belajar juga harus dengan cara yang menyenangkan dan tanpa paksaan.

"Belajar bisa dimana saja, salah satu langkah yang bisa membuat mereka senang adalah dengan bernyanyi. Coba siapa ibu atau bapak yang berada disini yang suka bernyanyi," tanya Kak Seto sore itu.

Mendidik atau mengajak anak bernyanyi adalah salah satu langkah untuk membuat mereka patuh tanpa melakukan kekerasan. Hal itu bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, seperti membangunkan tidur, mengajak ke sekolah, hingga akan tidur kembali.

"Lagu yang dinyanyikan bisa apa saja, bahkan karangan bapak atau ibu sendiri juga tidak apa-apa, asalkan membuat anak senang dan semangat melakukan perintah-perintah itu," tuturnya.

Anak selain tumbuh secara fisik juga berkembang secara psikologis. Tidak bisa dulu sewaktu bayi tampak lucu dan penurut, sekarang pada usia 4 tahun misalnya, tetap menjadi anak yang penurut. Hal itu tergantung dengan fase perkembangan dan lingkungannya, sebab pada dasarnya anak-anak juga senang meniru orang disekelilingnya, dengan melihat apa yang menjadi kebiasaan lingkungan.

Kak Seto menambahkan, dengan demikian orang tua dan guru dituntut untuk bisa memberikan contoh-contoh keteladanan yang nyata akan hal-hal yang baik, termasuk bersemangat dalam mempelajari hal-hal baru.

( Anggun Puspita , Maulana M Fahmi/ )

Powered by Telkomsel Blackberry


Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

Bookmark and Share

          Berita Pendidikan

08 Februari 2012 | 14:53 wib

MITI Fokus Pendidikan Technopreunership image

BANDUNG, suaramerdeka.com - Aula Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Sabtu pekan lalu (4/2) demikian meriah. Ribuan…

16 Agustus 2011 | 17:30 wib

UMS Berikan Beasiswa Bagi 165 Mahasiswa Baru

Solo, CyberNews. Universitas Muhamamdiyah Surakarta (UMS) memberikan beasiswa bagi 165 mahasiswa baru. Ada tiga…

16 Agustus 2011 | 17:22 wib

10.261 Calon Mahasiswa Serbu UMS

Solo, CyberNews. Menjelang penutupan pendaftaran pada 20 Agustus mendatang, saat ini jumlah calon mahasiswa yang…

15 Agustus 2011 | 22:51 wib

Perlu Penetapan Teori yang Tepat Menetukan Arah Kiblat

Semarang, CyberNews. Saat ini ada tiga teori yang dapat digunakan dalam perhitungan arah kiblat dari permukaan…

15 Agustus 2011 | 21:22 wib

Jamaludin Darwis Jabat Rektor Unimus image

Semarang, CyberNews. Prof Dr Jamaludin Darwis MA ditetapkan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)…

15 Agustus 2011 | 21:10 wib

Akan Targetkan Kebun 1.000 Toga
SMA 7 Semarang Juara I Lomba Sekolah Sehat Provinsi image

Semarang, CyberNews. Setelah melewati tahapan Lomba Sekolah Sehat (LSS) dari tingkat kota dan karesidenan, akhirnya…

21 Juli 2011 | 22:35 wib

Kemenpora Akan Sebar 1.000 Sarjana ke Pedesaan

JAKARTA, CyberNews. Tahun 2011 pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan perguruan…

14 Juli 2011 | 16:12 wib

Suarakan Kritik, Hampir Berakibat Dikeluarkan dari Sekolah image

SEORANG orang tua yang berusaha mengkritik sistem pendidikan di Sekolah anaknya, harus menanggung akibat anaknya…

FOOTER