panel header


panel menu
panel news ticker
SUARAMERDEKA.com - Semata-mata Fakta
panel iklan Hosrizon
panel main 1

29 Juli 2010 | 12:09 wib

KASIH IBU SEPANJANG MASA

  • Oleh Chusnul Chotimah

kasih ibu kepada beta
tak terhingga sepanjang masa
hanya memberi tak harap kembali
bagai sang surya menyinari dunia


Tiada heran kalau seluruh dunia menyepakati bahwa kasih ibu sepanjang masa, sampai tutup usia meskipun kini kemuliaan harus tercoreng oleh kasus-kasus kriminal ibu terhadap anak kandungnya, namun betapapun kejamnya sang ibu kepada anak-anaknya, ibu tetaplah ibu yang yang mengandung kita, yang karenanya menjadi perantara adanya kita ada di dunia, kita tetaplah hutang nyawa dengannya. Namun seringkali kita lupa peristiwa sejarah itu dimana ibu rela menggadaikan nyawanya untuk kita dengan segenap rintihan dan do'a, namun kini saat kita sudah dewasa dan mendapati ibu kita yang sudah tua renta apakah yang kita lakukan untuknya.? Kita mengasingkannya di panti jompo sambil mengharapkan sang maut tiba-tiba datang menjemputnya? Astaghfiullahal'adzim..sadarkah apa yang kita lakukan.??!!

Betapa mulia sosoknya bagi kita semua pun bagi sang pencipta ALLAH SWT yang telah menganugrahi kita sebuah kehidupan dan Rosul bersabda kepada sekalian umat-Nya untuk menghormati sosoknya tiga kali baru kita menghormati sosok ayah.

Perlakukanlah beliau sebaik mungkin , jangan sampai hanya karena ego kita semua, kita sampai menelantarkannya, mencaci makinya. Betapapun hinanya beliau dimata kita anak-anak durhaka, jangan karena kepandaianmu kau membodohi ibumu sendiri, orang tuamu yang memintarkanmu dari kebodohan-kebodohan yang kan mengasingkan kita dari generasi-generasi penerus zaman, dan jangan hanya karena kecantikanmu, kau malu mengakuinya sebagai ibu dan tega menyebutnya sebagai pembantu..Na'udzubillahimindzalik...

Sayangilah beliau sebagai kekasih yang segala sesuatu yang ia pinta tetap membuat jiwamu berbesar hati untuk memenuhinya, perlakukan beliau dengan sangat lembut ciptakan hubungan cinta kasih antara ibu dan anak menjadi hubungan yang sangat mesra. Dahulu di setiap harinya selalu ada kebahagiaan saat ibu bercerita tentang si kecil yang sudah bisa memanggil "ibu", si kecil yang sudah bisa merangkak atau si kecil yang sudah bisa berjalan, tiap harinya selalu ada kebahagiaan, selalu ada senyum yang mengembang di setiap sudut bibirnya. Namun apakah sekarang kita bisa di setiap harinya mempersembahkan senyum yang paling manis untuknya? bisakah kita? Jangan pernah tanyakan berapa harga kasih sayangnya, air susunya, karena harganya tak pernah terbayarkan oleh apapun jua, berapapun kita mampu membayarnya..

Ada sebuah kisah perjalanan seorang putri yang hanya hidup bersama ibunya, ibu yang lemah, yang tertindas, ibu yang mempunyai penyakit menjijikan "epilepsi", sebuah penyakit yang membuatnya merasa terasingkan dan diasingkan, seluruh masa hidupnya hanya penuh dengan cacian dan hinaan dan sebuah penyakit yang sempat membuat anak-anaknya malu dan membencinya. Namun di balik itu semuanya ada sebuah kekuatan yang maha dasyat yang membuatnya terus untuk bertahan, untuk bersabar, ikhlas,dan tegar menghadapi semuanya.Dia hanyalah seorang ibu yang hanya mengecap manisnya hidup dalam kurun waktu sepuluh tahun, saat suami yang sangat menyayanginya masih menemani. Kebahagiaan itu pun sirna pula tergantikan oleh malam yang semakin gulita, karena alasan ekonomi ibu rela melepaskan kedua putrinya ke dekapan ibu lain, dan tinggalah ibu itu bersama seorang anak yang tak lain tak bukan adalah seorang anak yang sekarang berusaha menyikap kisah di balik semuanya.

Aku yang tumbuh dari keluarga yang terpisah satu sama lain, anak yang rapuh karena rindu akan belai kasih orang tuanya, anak yang selalu kesepian, pemberontak yang tak pernah bisa menerima keadaan yang telah tergariskan, karena itu ibulah satu-satunya batu sandunganku untuk meluapkan ketidakadilan yang kurasakan ....ibu mungkin terlalu suci untuk disakiti dan aku terlalu keji yang tega menyakiti ibu, ibu yang telah rapuh. Ini semua tidak adil bagi ibu dan mungkin akulah yang perlahan membunuh ibu, di usiaku menginjak 17 tahun, ibu pergi untuk selama-lamanya.

Inilah balasan yang setimpal untuk anak durhaka sepertiku. Maafkan segala kesalahanku ibu..kini benar-benar kurasakan sepi tanpamu, buramnya hidup tanpa semangatmu, tanpamu hidup terasa pincang!! Tapi sungguh aku menyayangimu tulus, aku yag diam-diam mengagumimu sebagai pahlawan hidupku, aku yang dia-diam mencuri kesempatan untuk mencium keningmu saat kau telah terlelap dalam tidurmu, aku bangga mempunyai ibu sepertimu ibu, ibu yang mampu berdiri tegar saat gelombang badai bertubi-tubi menerjang, karena kegigihan, kekuatan dan kesabaranmu tak tergantikan oleh siapapun di hatiku. Aku menyanjungmu, mengagumimu sepenuh hatiku. Semoga dengan caraku merawatmu saat kau sakit, aku mampu mengembalikan kepercayaanmu kepadaku bahwa aku menyayangimu, mungkin itulah satu-satunya tanda baktiku padamu di penghujung usiamu, sebelum aku mampu kembalikan cincin mutiaramu yang aku hilangkan dari jari jemarimu. Namun kini kau telah pergi ibu..selamanya kau ada di hati, genggaman jemarimu kan selalu kujaga lewat semangatku karena hanya kaulah semangat hidupku, kaulah motivasiku. Aku akan berikan yang terbaik untuk semuanya, karenamu, hanya karena engkau.Aku akan sukses untuk ibu hanya karena ibu. Kelak jika aku berhasil peroleh impianku dan jika ada yang bertanya hal apa yang memotivasiku, aku akan jawab " ini semua karena ibu, karena aku sayang ibu dan karena seorang ninja terlahir hanya oleh seorang ibu ninja".

 

( - /CN19 )

Powered by Telkomsel Blackberry


Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

Bookmark and Share

          Berita Pendidikan

08 Februari 2012 | 14:53 wib

MITI Fokus Pendidikan Technopreunership image

BANDUNG, suaramerdeka.com - Aula Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Sabtu pekan lalu (4/2) demikian meriah. Ribuan mahasiswa ITB dan beberapa kampus lain…

16 Agustus 2011 | 17:30 wib

UMS Berikan Beasiswa Bagi 165 Mahasiswa Baru

Solo, CyberNews. Universitas Muhamamdiyah Surakarta (UMS) memberikan beasiswa bagi 165 mahasiswa baru. Ada tiga macam beasiswa yang dibagikan pada mereka,…

16 Agustus 2011 | 17:22 wib

10.261 Calon Mahasiswa Serbu UMS

Solo, CyberNews. Menjelang penutupan pendaftaran pada 20 Agustus mendatang, saat ini jumlah calon mahasiswa yang mendaftar One Day Service (ODS) Universitas…

15 Agustus 2011 | 22:51 wib

Perlu Penetapan Teori yang Tepat Menetukan Arah Kiblat

Semarang, CyberNews. Saat ini ada tiga teori yang dapat digunakan dalam perhitungan arah kiblat dari permukaan bumi, yaitu trigonometri bola, geodesi…

15 Agustus 2011 | 21:22 wib

Jamaludin Darwis Jabat Rektor Unimus image

Semarang, CyberNews. Prof Dr Jamaludin Darwis MA ditetapkan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) periode 2011-2015 menggantikan Prof…

15 Agustus 2011 | 21:10 wib

Akan Targetkan Kebun 1.000 Toga
SMA 7 Semarang Juara I Lomba Sekolah Sehat Provinsi image

Semarang, CyberNews. Setelah melewati tahapan Lomba Sekolah Sehat (LSS) dari tingkat kota dan karesidenan, akhirnya SMA 7 Semarang berhasil meraih Juara…

21 Juli 2011 | 22:35 wib

Kemenpora Akan Sebar 1.000 Sarjana ke Pedesaan

JAKARTA, CyberNews. Tahun 2011 pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan perguruan tinggi di 33 provinsi akan mengirimkan…

14 Juli 2011 | 16:12 wib

Suarakan Kritik, Hampir Berakibat Dikeluarkan dari Sekolah image

SEORANG orang tua yang berusaha mengkritik sistem pendidikan di Sekolah anaknya, harus menanggung akibat anaknya dikeluarkan dari sekolah. Hal ini dialami…

FOOTER