panel header


panel menu
panel news ticker
SUARAMERDEKA.com - Semata-mata Fakta
panel iklan Hosrizon
panel main 1

29 Juli 2010 | 12:34 wib

Berkaca Tak Harus Pada Selebriti

  • Oleh Ratna Daru Kartika

Tak dapat dipungkiri bahwa dari zaman ke zaman, manusia yang ada kini semakin menarik perhatian manusia lain. Penampilan kini menjadi sesuatu yang sangat diperhatikan. Hanya dengan penampilan luar, para selebriti dapat membuat banyak orang mengagumi dan mengidolakannya. Memang dewasa ini banyak sekali orang yang hanya melihat seseorang dari penampilannya saja sehingga sekarang banyak sekali remaja yang kita lihat gaya dan penampilannya dibuat sedemikian mirip dengan idola mereka. Misalnya para Changcutrangers -sebutan untuk para fans fanatik band Changcuters- mereka selalu memakai celana pensil super ketat, mengenakan pakaian ala tahun 80-an, dan rambut acak-acakan. Atau para J-Rock Star -fans fanatik J-Rock- yang berdandan Harajuku, gaya anak muda Jepang.

Sebenarnya kita tidak dilarang untuk mengidolakan seseorang dari penampilannya, tetapi sebaiknya kita lebih menekankan pada perilaku idola kita itu. Jangan sampai saking fanatiknya, apa pun yang dilakukan oleh sang idola akan ditiru juga. Itu kalau perilaku sang idola -selebriti- seluruhnya baik, kalau tidak? Itu kan dapat sangat merugikan pribadi kita sebagai seseorang yang mengidolakannya. OK-lah kita boleh mengidolakan selebriti, tetapi kita jangan terlalu fanatik dan seharusnya kita juga tidak hanya melihat dari kacamata penampilannya saja.

Aku mengakui kalau aku juga mengidolakan Band Ungu dan Mitha "The Virgin". Aku mengidolakan mereka bukan hanya dari penampilan dan suara mereka saja, tetapi lebih kepada kerja keras, perjuangan, dan keinginan mereka untuk menjadi musisi yang sukses. Dan sekarang mereka telah mendapatkan pencapaian sesuai keinginan mereka. Nah, kegigihan idolaku itu yang memotivasiku untuk terus berusaha dan pantang menyerah untuk menggapai cita-citaku meski aku harus memulainya dari nol.

Tak hanya selebriti yang aku idolakan, orang-orang di sekelilingku yang tampak oleh orang lain biasa-biasa saja namun sangat memotivasiku dan pantas untuk aku idolakan adalah orang tuaku, saudaraku, dan mantan Ketua OSIS di sekolahku.

Orang tuaku sangat berpengaruh dalam hidupku. Mereka selalu memberiku semangat. Harapan mereka yang menginginkanku menjadi orang sukses selalu melayang dalam pikiranku sehingga saat aku teringat mereka, semangat belajarku akan kembali membara. Karena aku sangat ingin membalas segala kebaikan mereka dengan menjadi manusia cerdas, sukses, dan berguna bagi orang lain, bangsa dan negara.

Saudara-saudaraku yang telah sukses juga memberi acuan kesuksesan mereka meski secara tak langsung. Tanpa mereka sadari, mereka telah berhasil membuatku "iri" dan "malu" atas kesuksesan mereka itu. "Iri" melihat mereka sukses dan "malu" terhadap mereka jika aku tak dapat membuat bangga orang tuaku. Kedua rasaku itu akhirnya memunculkan sebuah motto dalam hidupku "Kalau mereka bisa, kenapa aku tidak?", maksudnya jika orang lain bisa sukses, aku juga pasti dapat sukses seperti mereka meski pada bidang yang berbeda. Oya, aku juga mengidolakan kakak kelasku yang merupakan mantan Ketua OSIS. Ternyata yang mengidolakannya tak hanya aku, teman-temanku juga. Aku memang tidak tahu pasti alasan mereka mengidolakannya, yang aku dengar dari teman lain kalau mereka mengidolakannya karena wajahnya yang menurut mereka tampan, namun itu bersifat relatif ya tergantung orang yang menilainya. Sedangkan aku mengidolakan dia karena kesederhanaannya, keberaniannya, kepandaiannya, keramahannya, kewibawaannya, dan sifat pantang menyerahnya.

Telah aku sadari ternyata orang-orang di sekelilingku sudah lebih dari cukup untuk memotivasi dan menyalakan api semangatku untuk terus berusaha dan pantang menyerah dalam menggapai cita-citaku. Jadi, meskipun di luar sana banyak orang-orang populer -selebriti- , kita tak harus mengidolakannya. Orang-orang di sekeliling kita seperti orang tua, saudara, atau bahkan Ketua OSIS pun dapat kita jadikan idola. Dan kita juga jangan pernah putus asa dalam mendapatkan sesuatu yang kita inginkan, terutama cita-cita kita, karena "Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda".
S E M A N G A T ! ! ! ^.^

 

( - /CN19 )

Powered by Telkomsel Blackberry


Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

Bookmark and Share

          Berita Pendidikan

08 Februari 2012 | 14:53 wib

MITI Fokus Pendidikan Technopreunership image

BANDUNG, suaramerdeka.com - Aula Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Sabtu pekan lalu (4/2) demikian meriah. Ribuan mahasiswa ITB dan beberapa kampus lain…

16 Agustus 2011 | 17:30 wib

UMS Berikan Beasiswa Bagi 165 Mahasiswa Baru

Solo, CyberNews. Universitas Muhamamdiyah Surakarta (UMS) memberikan beasiswa bagi 165 mahasiswa baru. Ada tiga macam beasiswa yang dibagikan pada mereka,…

16 Agustus 2011 | 17:22 wib

10.261 Calon Mahasiswa Serbu UMS

Solo, CyberNews. Menjelang penutupan pendaftaran pada 20 Agustus mendatang, saat ini jumlah calon mahasiswa yang mendaftar One Day Service (ODS) Universitas…

15 Agustus 2011 | 22:51 wib

Perlu Penetapan Teori yang Tepat Menetukan Arah Kiblat

Semarang, CyberNews. Saat ini ada tiga teori yang dapat digunakan dalam perhitungan arah kiblat dari permukaan bumi, yaitu trigonometri bola, geodesi…

15 Agustus 2011 | 21:22 wib

Jamaludin Darwis Jabat Rektor Unimus image

Semarang, CyberNews. Prof Dr Jamaludin Darwis MA ditetapkan sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) periode 2011-2015 menggantikan Prof…

15 Agustus 2011 | 21:10 wib

Akan Targetkan Kebun 1.000 Toga
SMA 7 Semarang Juara I Lomba Sekolah Sehat Provinsi image

Semarang, CyberNews. Setelah melewati tahapan Lomba Sekolah Sehat (LSS) dari tingkat kota dan karesidenan, akhirnya SMA 7 Semarang berhasil meraih Juara…

21 Juli 2011 | 22:35 wib

Kemenpora Akan Sebar 1.000 Sarjana ke Pedesaan

JAKARTA, CyberNews. Tahun 2011 pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan perguruan tinggi di 33 provinsi akan mengirimkan…

14 Juli 2011 | 16:12 wib

Suarakan Kritik, Hampir Berakibat Dikeluarkan dari Sekolah image

SEORANG orang tua yang berusaha mengkritik sistem pendidikan di Sekolah anaknya, harus menanggung akibat anaknya dikeluarkan dari sekolah. Hal ini dialami…

FOOTER