• KANAL BERITA

Hotel Grasia Mantapkan Konsep Syariah

Sertifikasi Halal MUI Didapat

SERTIFIKAT HALAL : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Ahmad Darodji (kiri), menyerahkan sertifikat halal kepada General Manager Hotel Grasia Semarang Noor Faiq. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)
SERTIFIKAT HALAL : Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah Ahmad Darodji (kiri), menyerahkan sertifikat halal kepada General Manager Hotel Grasia Semarang Noor Faiq. (suaramerdeka.com / Diaz Abidin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Hotel Grasia Semarang memantapkan konsep penginapan syariah, khususnya di tengah kampanye industri pariwisata halal saat ini. Hal itu dengan diterimanya sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (21/11). Penyerahan sertifikat halal dilakukan oleh Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Darodji. Bersama dengan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Jawa Tengah, Ahmad Rofiq.

“Butuh waktu panjang kurang lebih satu tahun. Kami komitmen untuk membawa konsep hotel syariah,” kata General Manager Hotel Grasia Noor Faiq, saat penyerahan sertifikasi halal oleh LPPOM MUI, di ruang Cempaka.

Faiq menjelaskan, pada konsepnya hotel syariah harus menyediakan layanan dengan prinsip-prinsip sesuai kaidah tersebut. Definisinya tidak terbatas pada penyediaan makanan halal saja. Melainkan secara keseluruhan dalam pengoperasian hotel secara umum. “Mulai dari penyediaan, pengadaan, penggunaan produk serta fasilitas, hingga transaksi finansial,” jelasnya.

Selain itu, dalam menerima tamu, resepsionis diharuskan seleksi tamu yang berpasangan. Apakah tamu pasangan suami –istri atau memiliki hubungan mahram atau tidak. Ke depan, kata dia, masih banyak layanan yang mesti diperbaiki dan ditambah untuk menuju konsep yang benar-benar syariah. Salah satunya, rencana menempatkan fasilitas ibadah sembahyang berupa kitab suci Alquran, sajadah, sarung, mukena dan lain-lain.

Cek hotel dan penginapan di Semarang dengan harga terbaik

Sementara itu Direktur LPPOM MUI Jawa Tengah Ahmad Rofiq menuturkan, bila Hotel Grasia menjadi yang pertama mendapatkan sertifikasi di Semarang. “Tentunya ada anyak kriteria yang di audit. Seperti apa makanannya di restran, bagaimana tata tertib layanan dan banyak hal. Itu telah memenuhi persyaratan,” jelasnya.

Adapun Ketua MUI Jawa Tengah Ahmad Darodji memberikan beberapa catatan, agar hotel benar-benar memantapkan konsep syariahnya. Pertama, setidaknya waktu keluar hotel (check out) diperpanjang untuk memberikan waktu bagi tamu menunaikan sembahyang zuhur. “Biasanya kan pukul 12.00. Itu waktu sembahyang. Diperpanjang seharusnya, pukul 13.00 minimal. Tamu selanjutnya (check in) kan mulai masuk pukul 14.00. Masih ada waktu untuk petugas membersihkan kamar,” terangnya.

Kedua untuk parkir kendaraan. Sebaiknya pihak hotel menyediakan tempat parkir yang mampu menampung semua kendaraan tamu. Jangan sampai ada yang parkir di bahu jalan umum. Hal itu sudah larangan dalam aturan agama.


(Diaz Abidin/CN26/SM Network)