• KANAL BERITA

LAC XVI 2019 Diramaikan Puluhan Petarung

Akan Naik Kelas Jadi Ajang Internasional

BERTARUNG: Dua petarung tampil di ajang Lindu Aji Championship 2019 yang digelar di GOR Sahabat, Semarang, Minggu (1/12). (suaramerdeka.com / Jati Prihatnomo)
BERTARUNG: Dua petarung tampil di ajang Lindu Aji Championship 2019 yang digelar di GOR Sahabat, Semarang, Minggu (1/12). (suaramerdeka.com / Jati Prihatnomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Puluhan petarung dari sembilan Provinsi di Indonesia bersaing dalam ajang Lindu Aji Championship (LAC) XVI 2019 di GOR Sahabat Semarang, Minggu (1/12). Kesembilan Provinsi tersebut yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, DIY, DKI Jakarta, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

LAC 2019 mempertandingkan 40 petarung eksibishi dan delapan petarung turnamen kelas 57 kilogram dengan total hadiah yang diperebutkan yakni Rp 200 juta. "48 petarung ini datang dari sembilan provinsi, 19 kota kabupaten, dan 37 sasana di Indonesia. Kami bangga kepada Pak Ikhwan Ubaidillah yang secara konsisten menyelenggarakan acara yang berlangsung di tahun ke-16 ini," kata Ketua Panitia, Wijaya Dahlan dalam sambutannya.

Kemeriahan ajang kick boxing Lindu Aji Championship (LAC) XVI 2019 mendapat apresiasi oleh beberapa pihak termasuk Ketua Komite Olahraga Beladiri Indonesia (KOBI) Ardiansyah  Bakrie yang datang langsung menyaksikan turnamen tahunan ini.

Presiden Lindu Aji Institute, Kukrit Suryo Wicaksono dalam sambutannya mengatakan, Ardiansyah Bakrie ingin menaikkan kelas LAC dari tingkat nasional ke kelas internasional ke depan. Hal ini tidak lepas dari konsistensi Lindu Aji di bawah pimpinan Ikhwan Ubaidillah yang menggelar secara konsisten turnamen ini selama 16 tahun berturut-turut.

''Malam ini di tengah-tengah kita ada dua yang berprestasi. Pertama, Wali Kota Semarang yang baru saja mendapatkan penghargaan Wali Kota paling inovatif di indonesia. Kedua, LAC ke-16 yang akan dibawa Mas Ardiansyah Bakrie naik kelas ke event Internasional ,'' ujarnya.

Tonton juga videonya: Puluhan Petarung dari Sembilan Provinsi Ramaikan Lindu Aji Championship 2019

Pihaknya menambahkan, Lindu Aji juga patut berbangga karena awal tahun depan One Pride akan diadakan di Kota Semarang tahun depan. Petarung di Jateng juga dikatakan berhak mengasah ketrampilan di ajang itu.

"Mas Ardiansyah Bakrie juga akan membentuk KOBI Jateng dalam waktu dekat. Ini bisa menjadi motivasi para petarung dan akhirnya selamat serta sukses dalam bertanding. Semoga ajang ini bisa memberi efek positif kepada atlet di seluruh Indonesia," tandas pria yang juga CEO Suara Merdeka Network ini.

Hal ini diamini Ardiansyah Bakrie dalam sambutannya. Pria yang akrab disapa Ardi ini melihat LAC adalah kakak kandung KOBI. Sebab usia LAC sudah mencapai 16 tahun. "Saya melihat Lindu Aji tinggal ditambah ilmu beladiri agar bisa masuk One Pride MMA. Bertarunglah dengan sportif untuk Indonesia," kata Ardi.

Sedangkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam sambutannya mengatakan Semarang butuh banyak event seperti LAC ini. Sehingga tidak hanya olahraga yang maju, tetapi pariwisata dan ekonomi juga ikut maju.  "Semoga makin banyak wisatawan yang datang ke Semarang dengan banyaknya gelaran seperti LAC," bebernya.

Sementara Ketua Pembina Ormas dan Yayasan Lindu Aji, Ikhwan Ubaidillah berterima kasih kepada segala pihak yang mendukung dan menyukseskan gelaran ini.

"Selamat datang di Semarang. LAC ini akan jadi tempat berlaga petarung elit dari sasana yang tersebar di seluruh Indonesia. Ajang ini sudah memasuki tahun ke-16. Kami senantiasa perbaiki wasit pertandingan agar lebih profesional. Atlet diseleksi ketat dan menciptakam euforia petarung dengan unsur sport entertainment," tandasnya.


(Jati Prihatnomo/CN26/SM Network)