|
|
|
|
| |
|
|
|
LINTAS MURIA
04 April 2009
Defisit Bisa Ditekan Rp 30 M
BLORA - Kerja keras tim kecil DPRD Blora akhirnya membuahkan hasil, yakni bisa menekan defisit hingga Rp 30 miliar. Dengan hasil itu dimungkinkan Sabtu (4/4) hari ini akan dilakukan MoU Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Penghitungan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
”Besok pagi (hari ini, Red) direncanakan akan dilakukan MoU KUA dan PPAS,” jelas Agus Sridadi, salah seorang anggota tim kecil bentukan DPRD Blora, kemarin.
Hal senada juga dikemukakan oleh ketua tim kecil, Ir Lilik Sugijanto. Menurutnya, dari pertemuan dengan beberapa SKPD telah dilakukan pemangkasan-pemangkasan. Hasilnya, bisa menekan defisit hingga Rp 30 miliar. ”Angka defisit ini sudah aman,” tandasnya.
Meski demikian, menurut dia, Dewan masih perlu klarifikasi dengan beberapa SKPD, seperti DPUK, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Klarifikasi itu dalam rangka untuk mencocokan beberapa pos anggaran di SKPD tersebut.
Sebagaimana diberitakan, Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Blora saat ini masih terus mengupayakan pemangkasan anggaran di sejumlah SKPD, menyusul defisit APBD Blora tahun 2009 masih mencapai sekitar Rp 50 miliar.
Menurut Wakil Ketua DPRD Blora, H Mahmudi Ibrahim, pemangkasan tersebut dimaksudkan agar nantinya defisit APBD Blora mencapai angka ideal, yakni 5 persen dari jumlah APBD keseluruhan, yakni berkisar Rp 30 miliar. Dijelaskan, meski ketua DPRD ada acara di Jakarta, bukan berarti pembahasan APBD macet.
Dikemukakan Lilik Sugiyanto, Dewan masih perlu mencermati anggaran di DPUK. Tidak menutup kemungkinan anggaran di dinas itu bisa ditambah atau sebaliknya, dikurangi. ”Masih perlu pencocokan rinci, baik anggaran yang di DPUK maupun di Dinas Kebudayaan. Masalahnya, anggaran di dua SKPD itu masih perlu dicermati,” jelasnya.
Secara terpisah Ketua DPRD Blora, HM Warsit Spd ketika dikonfirmasi mengatakan, tidak ada persoalan lagi dengan pembahasan APBD, sehingga secepatnya bisa segera dilakukan MoU KUA dan PPAS.
Wakil Ketua DPRD Blora, H Mahmudi Ibrahim juga menyatakan hal senada. Menurutnya, saat ini angka ideal defisit anggaran sudah tercapai, yakni Rp 30 miliar sehingga tidak ada persoalan lagi untuk MoU.
”Tinggal menunggu ketua saja kapan akan dilakukan MoU,” tandasnya. Kabar akan segera dilakukan MoU tersebut disambut positif oleh banyak kalangan di Blora, baik PNS maupun LSM. (ud-79) |
|
|
|
|
|
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved |
|
|