Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca
 
 
SUARA MURIA

28 Februari 2009
Harapan Baru bagi 7 Penyandang Cacat Jepon

ANDAI saja tujuh anak penderita cacat asal Jepon, Blora mampu berbicara, tentu akan mengeluarkan banyak sekali kalimat kebahagiaan sebagai tanda ucapan terima kasih ketika menerima bantuan kursi roda dari Yayasan Maria Monique (YMM) yang bekerja sama dengan RS Mitra Bangsa Pati dan Suara Merdeka, Kamis (26/2) lalu.

Sayang, karena kelainan fisik dan mental yang harus mereka sandang, Nurochim asal Desa Bangsri, Kusno asal Desa Gedangdowo, Rahadyan Dewata (semuanya masuk wilayah Kecamatan Jepon) mengisyaratkan kegembiraan itu dengan tampilan wajah yang merona. Rona kebahagiaan tidak saja diperlihatkan keempat anak penyandang cacat itu, tetapi juga para orang tua yang mendampinginya. Bahkan, kalau tidak berlebihan, para orang tua itu menyimpan sebongkah harapan bagi anak-anaknya.

Menurut Tavifrudi, Koordinator YMM Jateng, bantuan dari yayasan yang dipimpin oleh Ir Natalia Sutrisna Tjahya itu sebenarnya sudah sering dilakukan di Indonesia. Terhitung sudah ribuan kursi roda yang telah didistribusikan kepada penyandang cacat. Salah seorang donatur untuk Blora ini, Susi Sariatmadja. Namun ada yang lain saat penyerahkan kursi roda di Jepon.

”Mungkin Tuhan telah menggariskan, anak-anak penderita cacat di Jepon itu tidak saja menerima bantuan kursi roda dan beberapa bantuan lainnya, tetapi juga penyembuhan dari tokoh supranatural,  Drs H Imam Suroso MM,” ungkap Tavif.

Ya, Mbah Roso, demikian orang lebih mengenal Drs Imam Suroso, waktu itu sengaja menyempatkan waktu untuk datang di Jepon dan menyerahkan bantuan-bantuan tersebut.

 ”Saya kebetulan sudah lama aktif di YMM, dan selama ini menjadi donatur tetap. Kebetulan untuk di Blora tiba-tiba muncul hasrat kuat untuk ikut datang saat penyerahan bantuan,” ungkap Mbah Roso di sela-sela penyerahan bantuan itu.

Merasa Terhormat

Para orang tua yang ikut mendampingi anak-anak penerima bantuan tersebut mengungkapkan, dengan kedatangan Mbah Roso itu pihaknya merasa terhormat dan sangat bahagia. Pasalnya, di samping mendapat bantuan kursi roda untuk anak-anaknya, juga beberapa bantuan lain (seperti alat tulis dan beasiswa), sekaligus mendapat kesempatan penyembuhan supranatural dari Mbah Roso.

”Mudah-mudahan Tuhan mengabulkan harapan kami. Anak-anak bisa sehat dan mempunyai semangat hidup untuk menatap masa depan,” ungkap salah satu dari mereka.

Ungkapan senada juga dilontarkan oleh Kepala SMP LB Budhi Dharma, Jepon, Bambang Sutopo. Dia mengaku tidak pernah bermimpi kedatangan tamu dari Suara Merdeka  dan YMM , termasuk tokoh supranatural terkenal Mbah Roso.
Menurut Mbah Roso, dengan sering mendatangi anak atau orang yang kurang beruntung seperti keluarga miskin para anak cacat, banyak hikmahnya.

“Di antaranya, spontanitas akan muncul pemikiran seharusnya kita yang diberi kesempurnaan fisik, akal, dan limpahan rezeki, benar-benar bersyukur kepada Allah,”  tambah caleg nomor urut 3 DPR RI dari PDI-P itu.  (Urip Daryanto-71)
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved
Groups