Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca
 
 
LINTAS SOLO

21 Januari 2009
Ibu dan Anak Nekat Akan Bunuh Diri

  • Berbaring di Atas Rel

SOLO- Suryati (43) warga Simpangtiga RT 04 RW VII, Pekanbaru, Riau hendak bunuh diri dengan cara berbaring di rel kereta api dekat palang pintu sebelah timur Stasiun Balapan Solo.

Dia hendak bunuh diri bersama anaknya, Santi yang masih berusia tujuh tahun.
Antara ibu dan anak tersebut, Selasa (20/1), sekitar pukul 10.50 sudah pasrah berada di tengah rel dengan cara rebahan ketika KA Logawa dari arah Stasiun Balapan meluncur ke arah timur.

Karena lokasi bunuh diri di dekat palang pintu KA, tentu diketahui banyak orang, terutama para pengguna jalan yang berhenti di dekat perlintasan.

’’Semula banyak warga berteriak dan menyuruh keduanya agar keluar lintasan KA. Lantaran tidak beranjak, seorang pengemudi becak memaksa keduanya menjauh dari rel,’’ kata Marjoko (27) warga Palur, Karanganyar yang ikut menolong Suryati dan anaknya.
Bersama saksi lainnya, Marjoko kemudian membawa Suryati dan anaknya ke stasiun.

Suryati sepertinya sedang mengalami depresi berat. Dia mengaku sudah lama ditinggalkan suaminya yang tertarik kepada wanita lain.

Mencari Suami

Sejak tiga hari, Suryati bersama anaknya sudah berada di dekat palang pintu KA timur stasiun.

Dia dari Pekan Baru berniat untuk mencari suaminya yang tinggal di Pacitan. Akan tetapi dia sampai ke Pacitan, dia bingung karena tidak ingat rumah suaminya.

’’Rencananya keduanya mau pulang ke Pekanbaru, namun sudah tidak punyai biaya lagi. Dia kalut. Akhirnya nekat mau bunuh diri bersama anaknya,’’ jelas Marjoko yang berhasil ’’menginterogasi’’ Suryati.
Suryati sendiri, diduga karena stres, kerap mengamuk kepada orang-orang yang ada didekatnya.

Apalagi ketika wajahnya hendak difoto oleh sejumlah wartawan, dia mengamuk dan mengejar setiap wartawan yang memotretnya.
Hal itu terjadi ketika dia dibawa petugas dari Stasiun Balapan Solo hingga diamankan ke Polsek Banjarsari.

Suryati bersama anaknya, menurut Kapolsek Banjarsari AKP Edison Panjaitan akan dipulangkan ke tempat asalnya.
’’Langkah ini lebih dahulu akan kami koordinasikan dengan Poltabes Surakarta. Bagaimana caranya agar warga Pekanbaru itu bisa kembali ke kampung halamannya dan tidak lagi berniat untuk bunuh diri,’’ tegas Edison, kemarin. (G11-50)
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved
Groups