Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca
 
 
SUARA PANTURA

30 Agustus 2012
Puluhan Penumpang KA Diturunkan

  • Menggunakan Tiket Palsu

TEGAL - Puluhan penumpang KA Tegal Arum jurusan Tegal-Jakarta diturunkan paksa di Stasiun Prujakan, Cirebon. Sebab, tiket yang mereka gunakan ternyata palsu.

Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Kota Tegal, Ahmad Zahid, Rabu (29/8). Menurut dia, sesuai hasil koordinasi dengan petugas di Stasiun Prujakan Cirebon, kejadian itu terungkap saat dilakukan pengecekan petugas. Ternyata ditemukan puluhan penumpang dengan menggunakan tiket palsu karena nama yang tertera dihapus dan kemudian diketik ulang.

“Diperkirakan mereka naik bukan dari Stasiun Tegal, tapi dari stasiun lain. Jumlah penumpang KA Tegal Arum yang diturunkan di Cirebon antara 20 sampai 30 orang. Mereka semua menggunakan tiket palsu,” katanya. 

Dia mengatakan, untuk mengantisipasi kejadian tersebut, sebenarnya pihaknya telah menerpakan pengecekan berlapis dari mulai loket pembelian tiket, peron dan di atas kereta api. Selain itu, juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mengimbau agar tida membeli tiket melalui calo. Sebab, apabila tiket yang digunakan tidak sesuai dengan nama identitas maka akan dianggap hangus dan tidak diperbolehkan naik ke kereta api. 

Zahid mengatakan, untuk kondisi arus balik saat ini meski masih padat, namun secara umum sudah kembali normal. Sejumlah KA jurusan Tegal-Jakarta, seperti KA Tegalarum, KA Kaligangsa dan Cirek masih dipenuhi penumpang. Untuk, KA tambahan KA Kaligangsa rencana tetap dioperasionalkan karena respon masyarakat cukup baik.

Direktur Pengembangan Usaha PT KAI, Joko Margono ditemui di sela-sela meninjau kondisi Stasiun Kota Tegal mengatakan, secara umum pelaksanaan arus mudik/balik berlangsung lancar. Hal itu berkat bantuan dan kerja sama seluruh pihak termasuk aparat keamanan, media massa, dan masyarakat. Tentang masih adanya sejumlah persoalan, khususnya pemalsuan tiket, calo dan tiket yang hangus ia enggan menjawabnya. (H17-48,23)

© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved
Groups