SUARA PANTURA
30 Agustus 2012
Kawah Belerang Dijaga
BATANG- Meski api yang membakar hutan lindung kawasan Dataran Tinggi Dieng sebelah utara yang masuk wilayah Kabupaten Batang sudah mulai berkurang, namun warga Desa Gerlang, Kecamatan Blado tetap saja cemas.
Mereka masih siaga, mengantisipasi jangan sampai ada sumber api baru. Terutama yang dekat dengan kawah belerang. Karena, jarak lokasi yang terbakar kemarin dengan kawah itu hanya sekitar 500 meter.
‘’Api memang sudah padam, meskipun demikian kami harus tetap waspada. Karena, datangnya api sering tiba-tiba. Terutama apabila terjadi lisus yang membawa bara. Konsentrasi saat ini jangan sampai mendekati permukiman lebih-lebih kawah belerang,’’ ujar Kades Gerlang, H Narwoto saat menemani Suara Merdeka di lokasi, Rabu (29/8) pagi.
Lokasi kawah belerang itu dikelilingi semak belukar yang mudah terbakar. Dalam dalam kondisi tumbuh daun menghijau pun si jago merah mudah melalap.
Sehingga, warga terus menjaga kawasan itu jangan sampai dijilat api.
‘’Kami berjaga-jaga jangan sampai api mendekat lokasi. Karena kalau sampai kawah terbakar, akan menimbulkan racun yang membahayakan bagi warga.’’
Kepala Kantor Kesbang Linmas Agung Wisnu Barata menuturkan, kondisi terakhir kawasan hutan Dataran Tinggi Dieng yang masuk wilayah Batang, sudah tidak mengkhawatirkan. Karena, titik-titik sumber api sudah bisa dipadamkan.(ar-48,23) |