Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca
 
 
SUARA PANTURA

12 Agustus 2012
Angkut 83 Penumpang

  • Rute Perdana KA Tegal Ekspres

TEGAL - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang meluncurkan KA Tegal Ekspres dengan rute Tegal - Semarang, Sabtu (11/8) di Stasiun Tegal.

Kereta tersebut merupakan kereta lokal kelas ekonomi non-PSO (public service obligation) dengan daya angkut sekitar 614 penumpang. Peluncuran kereta Tegal Ekspres diresmikan oleh Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin SE dan dihadiri jajaran PT KAI serta anggota Forkopinda Kota Tegal. Kereta itu terdiri atas lima gerbong kereta kelas ekonomi (K3) dengan kapasitas 106 orang per gerbong, dan satu kereta makan kapasitas 84 orang. Pada saat peluncuran, jumlah penumpang dari Tegal menuju ke Semarang tercatat sebanyak 83 orang.

Harga tiket KA Tegal Ekspres Rp 25.000 per lembar. Namun, selama masa promosi yakni 11 Agustus-9 September, harga tiket hanya Rp 20.000. Jadwal keberangkatan kereta ini dari Stasiun Poncol Semarang pukul 06.00 dan pukul 13.00, sementara dari Stasiun Tegal pukul 09.45 dan pukul 17.00. Direktur Komersial PT KAI, Wimbo Harjito mengatakan, KATegal Ekspres merupakan kereta ekonomi yang diperuntukan masyarakat Tegal dan sekitar. Diharapkan dengan beroperasinya kereta tersebut bisa memperlancar aktivitas masyarakat. ”Dengan adanya kereta ini bisa mengurangi beban jalan raya di jalur pantura yang semakin padat,” katanya.

Tingkatkan Pelayanan Menurut dia, PT KAI kini terus berupaya meningkatkan pelayanan demi kenyamanan penumpang. Antara lain menjaga kondisi stasiun tetap bersih, meningkatkan kebersihan di dalam kereta dan mencegah terjadinya praktik calo dalam pembelian tiket. Wakil Wali Kota Habib Ali Zaenal Abidin mengatakan, langkah yang dilakukan PT KAI sangat tepat karena menjelang arus mudik maupun balik. ”Kami berharap PTKAI bisa membuka kembali jalur lain untuk memenuhi kebutuhan transportasi, sehingga memberikan dampak multiplayer efek untuk kemajuan daerah serta peningkatan perekonomian masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Pakar Transportasi dari Unika Semarang, Djoko Setiawarno mengatakan, pengoperasionalan KATegal Ekspres tidak akan terlalu mempengaruhi angkutan lainnya, seperti bus maupun travel. Sebab, untuk penumpang KA memiliki segmen tersendiri, mereka merupakan warga yang biasa menggunakan mobil pribadi. Apalagi Tegal merupakan titik tengah antara Jakarta dan Semarang, sehingga aktifitas masyarakat yang menggunakan transportasi darat cukup tinggi. (H17-23)
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved
Groups