SUARA PANTURA
07 Agustus 2012
Izin Lokasi PLTU Ditandatangani
BATANG-Setelah ditunggu-tunggu akhirnya Bupati Yoyok Riyo Sudibyo akhirnya mengeluarkan izin lokasi bagi pembangunan PLTU. Dengan dasar untuk menyukseskan program nasional pemenuhan ketenagalistrikan yang berdampak kemajuan Kabupaten Batang.
’’Izin PLTU ditandatangani semata-mata untuk perubahan Batang terkait kebangkitan ekonomi masyarakat. Bukan karena desakan dari siapapun, karena itu jangan banyak komentar,’’ ujar Yoyok seusai pertemuan dengan Tim dari Pusat dan Manajemen PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) selaku investor di aula Kantor Bupati, Senin (6/8) sore.
Hadir dalam acara itu, Ketua DPRD H Purwanto, Kapolres AKBP Tony Harsono, Kajari Nuzirwan, pejabat di lingkungan Pemkab, para kades dan perangkat desa, serta para tokoh masyarakat desanya menjadi calon lokasi PLTU.
Komitmen
Tepuk tangan membahana begitu Bupati menyatakan, ’’Dengan mengucap bismilahhirahmanirrahim, izin lokasi PLTU saya tandatangani.’’
Bupati dalam pertemuan itu meminta komitmen BPI untuk memetakan kebutuhan masyarakat yang jelas. Terkait, nasib 850 pekerja ngangsak orang yang pekerjaannya mencari padi sisa panen di sawah.
Selain itu juga analisa mengenai dampak lingkungan yang jelas. Apakah kehadiran PLTU itu nantinya benar-benar memberikan dampak menguntungkan bagi masyarakat atau merugikan.
’’Kami selaku Kepala Daerah, juga meminta komitmen dari BPI terkait masa depan Desa Ujungnegoro, Ponowareng, dan Karanggeneng yang nantinya akan berubah menjadi Kota Baru. Untuk itu perlunya di lokasi itu dibangun fasilitas umum puskemas rawat inap plus dengan catatan, bagi warga di tiga desa lokasi gratis.’’(ar-48) |