SEMARANG METRO
04 Agustus 2012
Suporter MU Bagikan Takjil
MENJELANG berbuka puasa, Jumat (3/8), suporter klub sepak bola Manchester United (MU) yang tergabung dalam IndoManUtd Semarang membagikan takjil untuk pengendara motor dan mobil yang melintas di Jalan Pahlawan, Semarang. Satu paket makanan yang berisi puding, kacang, lemper, dan air meniral itu diberikan kepada pengendara secara gratis.
Dalam aksinya, anggota IndoManUtd Semarang yang berjumlah lebih kurang 25 orang itu, mengenakan kostum bintang MU seperti Eric Cantona, David Beckham, dan Michael Carrick. Tak pelak, aksi itu mendapat perhatian warga yang kebetulan lewat. Warga yang menerima takjil pun tampak sumringah.
Koordinator Lapangan IndoManUtd Semarang, Angga, mengatakan, kegiatan itu selain untuk menyambut Ramadan, juga sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat ibu kota Jateng.
”Kami ingin di puasa ini semakin dekat dengan masyarakat Kota Semarang. Dengan harapan kehadiran kami bisa lebih diterima, selain itu masyarakat umum yang juga pecinta MU tahu ada wadah penggemar klub ini,” kata Angga di sela-sela acara.
Angga menyebutkan, pihaknya menyiapkan 100 paket makanan. Semua itu disediakan dari iuran sukarela anggota. Menurutnya, meski takjil tidak berupa makanan mewah, itu bisa memberikan arti bagi masyarakat yang waktu berbuka belum sampai rumah.
”Banyak masyarakat di waktu buka puasa masih dalam perjalanan pulang, itu sebabnya mereka bisa mendapatkan takjil yang kami bagikan. Dengan demikian waktu buka puasa warga tidak tertunda karena terjebak kemacetan atau hal lain,” paparnya.
Sementara itu, salah satu anggota Roby Susetyo Wibowo atau lebih akrab dipanggil Roby MU mengatakan, kegiatan itu selain untuk mengenalkan komunitas IndoManUtd Kota Semarang juga sebagai ajang silaturahmi antaranggota dengan masyarakat.
”Kegiatan kami tak sebatas ini saja. Rencananya anggota IndoManUtd Semarang akan mengumpulkan donasi untuk diberikan kepada anak panti asuhan di Banyumanik. Kegiatan ini memang rutin kami lakukan setahun. Namun untuk turun ke jalan membagi takjil, ini baru yang pertama kali,” papar Roby.
Ia berharap, selain makin dikenal dan diterima masyarakat, komunitas bisa memberi makna yang positif bagi kaum muda Semarang. ”Komunitas ini adalah untuk menjalin persahabatan. Baik antaranggota maupun dengan komunitas pecinta klub sepak bola lainnya,” tuturnya. Dalam waktu dekat, imbuhnya, akan diadakan pertemuan dengan komunitas pecinta klub bola lain untuk meningkatkan persahabatan. (Nurul Muttaqin, Krisnaji Satriawan-69) |