Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca
 
 
SEMARANG METRO

04 Agustus 2012
TRENDY
Perempuan Pilih Simpel dengan Berturban

TURBAN atau lebih akrab dikenal dengan sorban umumnya kerap dipakai oleh para pria India, Pakistan, atau kawasan Timur Tengah lain. Namun karena tren dan fashion, hal itu kini bergeser menjadi konsumsi kaum perempuan dalam menutup aurat melalui jilbabnya. Seperti apa kaum hawa menjajal tren tersebut sebagai pelengkap dalam berbusana muslim?

Sama seperti busana, jilbab atau kerudung kini tak hanya tampil dalam bentuk yang monoton. Banyak kreativitas yang mampu menyulap helaian kerudung bisa diutak-atik dan menghasilkan kreasi jilbab unik. Ya, salah satunya dengan berturban. Gaya ikat kepala ala Afrika atau penutup kepala yang biasa dipakai oleh pria Timur Tengah itu kini tengah menjadi tren tahun 2012.

Praktis

Sejumlah perempuan berjilbab menjatuhkan pilihan dengan memakai turban untuk menutup aurat, karena dinilai lebih simpel dan praktis.

Caranya, dengan melilitkan kain yang agak panjang atau pashmina di atas kepala dengan arah semakin meninggi. Kemudian, menyimpulkan ujung kain ke atas kepala dan dikreasikan dengan aksen ikatan berbentuk bunga. Selain itu, aksen bunga di samping kepala juga bisa digunakan sebagai pemanis.

Adapun, jika para hijabers tidak punya waktu lama untuk berkreasi dengan pashmina, banyak juga yang memilih membeli kerudung turban yang sudah jadi. Sebab, kerudung turban jadi ini pun kini juga diburu oleh konsumen.

”Karena sedang menjadi tren, kerudung turban bentuk jadi sekarang banyak dicari. Mereka tinggal pakai ciput model ninja untuk menutup leher, kemudian turban dipasang di kepala dan selesai serta praktis,” ungkap Ika Nur, pramuniaga Alex Kerudung Jalan Pemuda Semarang itu.

Menurutnya, yang mencari dan membeli kerudung turban ini bukan perempuan dewasa, tapi malah gadis-gadis remaja yang mungkin tahu tren tersebut. Di sini mereka dapat memilih turban yang polos, bermotif kotak-kotak atau lapis, dan atau turban yang sudah ada hiasannya bros permata.

”Yang paling laris sih yang ada bros permatanya, karena terkesan mewah dan pas jika dipadupadankan dengan gamis simpel. Sehingga nggak perlu ribet lagi dalam memakai kerudung,” katanya. Harga turban pun beragam, mulai Rp 24 ribu untuk yang motif polos dan kotak-kotak, hingga Rp 105 ribu untuk yang berhias permata dan batu-batuan.

Salah satu penggemar kerudung turban Anisa (24) mengaku, lebih memilih memakai turban saat ini karena lebih mudah menggunakannya dan simpel. ”Dengan berturban saya tetap bisa berbusana muslim sesuai khittahnya, karena dimodifikasikan dengan ciput model ninja sehingga tetap bisa menutup aurat,” tuturnya saat ditemui tengah berbelanja jilbab di toko Alex. (Anggun Puspita-69)

© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved
Groups