Berita Aktual  SM Cetak  Suara Warga  Entertainmen  Gaya  Kejawen  Layar  Lelaki  Sehat  Sport  Wanita  Surat Pembaca
 
 
SUARA KEDU

09 Juli 2012
Tamu Kita
Ingin Jadi Pemain Dunia

MERAIH gelar juara tentu menjadi impian banyak orang. Banyak pula yang rela melakukan apa saja dan mengeluarkan banyak biaya untuk dapat tampil sebagai juara. Biasanya diperlukan fasilitas yang lengkap dan mahal untuk menunjang keberhasilan tersebut. Tetapi hal itu tidak berlaku untuk Hera Desi Ana Rahmawati (22). Meski hanya ditunjang dengan fasilitas minim, Hera sudah sudah dapat menyumbangkan juara. Ya, sejak masih duduk di bangku sekolah dasar,  gadis manis yang biasa disebut Hera sudah terjun diolah raga bulutangkis.

''Meskipun menggunakan peralatan seadanya, dia terus giat berlatih. Biasanya saya yang mengantar dia latihan,'' kata Hartati (49) ibu kandung Hera saat dikunjungi di kediamannya, Minggu (8/7).

Ketangguhan warga Desa Loano RT 3 RW IV, Kecamatan Loano, Purworejo dalam  memainkan si bulu angsa itu tidak diragukan lagi. Sejak usia belia Hera mampu meraih berbagai juara lomba bulutangkis tunggal putri di antaranya, juara I tingkat kabupaten, provinsi dan nasional. Mantan anak asuh Persatuan Bulutangkis Abimanyu  (PB ABM) Purworejo ini kini masih terdaftar di pelatnas. Salah satu atlet nasional bulutangkis kategori tunggal putri dewasa asal Kabupaten Purworejo ini turut mengharumkan nama Indonesia dikancah internasional dibeberapa event lomba.  Prestasi yang pernah Hera ukir ditingkat nasional yakni juara 1 Sirkuit Nasional (Sirnas) Bali 2010, juara 1 Indocock Wali Kota Surabaya 2010, juara 1 Sirnas Medan 2009, juara 3/4 Sirnas Jakarta Open 2010, juara 3/4 Sirnas Siliwangi SGS PLN Elektrik 2010.

Sementara kejuaraan ajang internasional di antaranya 17/32 India Grand Prix 2010, 17/32 Indonesia Open Grand Prix Gold 2010, 33/64 Indonesia International Challenge 2010, 33/64 Singapore International Challenge 2010, juara Sirnas Jawa Tengah Open 2012. Sabtu (7/7), Srikandi Purworejo ini berhasil menjadi juara di ajang Indocock Internasional Challenge 2012 di Surabaya setelah mengalahkan pebulutangkis asal Korea Selatan. ''Mungkin tak banyak yang tahu bahwa salah satu pemain bulutangkis nasional itu salah satu ada yang berasal dari Purworejo,î kata Heru Rahmanto (47) ayah kandung Hera.

Dia mengatakan, Hera pernah mengaku ingin sekali menjadi pemain bulutangkis tingkat dunia. Sejak kecil ia selalu rajin latihan tanpa kenal lelah.  (Rinto Hariyadi-45)
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved
Groups