|
|
|
|
| |
|
|
|
YOGYAKARTA
20 Februari 2008
Diduga Menghamili Janda Perangkat Desa Didemo Warga
BANTUL - Puluhan warga Pranti, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Bantul kemarin, mendatangi balai desa setempat untuk menuntut S (35) salah seorang perangkat desa itu untuk segera mengundurkan diri.
Hal itu karena diduga oknum tersebut menghamili seorang janda berinisial SM (30). Mereka datang secara bersamaan dengan membawa poster dan spanduk yang intinya mengecam perbuatan oknum tersebut.
Akibat ulah oknum itu, warga malu dan merasa diinjak-injak kehormatannya. ’’Ini perbuatan memalukan,’’ teriak salah seorang warga.
Mereka juga menuntut pertanggungjawaban pelaku untuk segera menikahinya agar aib yang menimpa warga desa itu bisa hilang.
Dua Hari
Menanggapi aksi unjuk rasa tersebut, Kepala Desa Srihardono Giarto SE, dengan bijak berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan warga dan memanggil anak buahnya.
’’Kita akan segera memanggil S yang diduga menghamili janda tersebut dan secepatnya melaporkan hasil pemeriksaan kepada camat dan Pemkab sebagai instansi berwewenang memberikan sanksi,’’ katanya.
Dia juga berjanji, masyarakat bisa mengetahui hasil pemeriksaan itu dalam waktu dua hari ke depan dari sekarang.
’’Dua hari kita sudah akan mendapatkan hasil pemeriksaan terhadap S, tapi untuk sanksinya menjadi hak Pemkab Bantul sesuai dengan kewenangan yang ada,’’ ujarnya.
Sebelum kasus tersebut muncul ke permukaan, salah seorang oknum perangkat Desa Sri Hardono beberapa bulan lalu juga tertangkap tengah asyik masyuk di dalam kamar sebuah salon plus di kawasan Ring Road Selatan, Yogyakarta.
Dia tertangkap aparat Satpol PP Pemkab ketika petugas sedang melaksanakan operasi di sejumlah salon plus yang ada di sana. (sgt-70) |
|
|
|
|
|
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved |
|
|