10 September 2017 | Yunior

LIBERTY

Giatkan Budaya Membaca dengan GSL

  • Liputan Berita Yunior

DALAM rangka menggiatkan budaya literasi peserta didik, SMPNegeri 39 Semarang menyelenggarkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hal ini dianggap cukup ampuh, mengingat rendahnya budaya literasi di kalangan peserta didik terhadap bahan bacaan masih kurang optimal. Menurut Kepala Sekolah SMPN 39 Semarang, Bapak Drs Siminto MPd, keprihatinan ini dirasakan hampir oleh semua masyarakat pendidik.

“Literasi bukan hanya berkaitan dengan kemampuan baca dan tulis, tetapi berkaitan dengan pemahaman, memilih dan memilah informasi, daya analisis, serta kemampuan mengomunikasikan,” ungkapnya. GLS tahun kedua yang diselenggarakan SMPNegeri 39 Semarang mampu mengembangkan potensi serta prestasi anak dari kegiatan reproduksi GLS.

Setiap Senin di minggu pertama setelah upacara bendera, sekolah yang beralamat di Jalan Sompok No 43ASemarang itu mengadakan kegiatan mereproduksi hasil baca selama empat pekan dengan bercerita atau membaca puisi. Hal ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda Indonesia yang literat dan berkarakter. Karena itu dibutuhkan kesungguhan, komitmen, kerja sama, dan bersinergi dengan berbagai pihak terkait.(Rini Rusmiasih-58)