10 September 2017 | Rileks

Saling Sindir di Ajang Penghargaan

  • Oleh Sofie Dwi Rifayani

Perhelatan MTV Video Music Awards 2017 telah usai. Tak jauh beda dengan ajang penghargaan bergengsi lainnya, acara yang terselenggara di The Forum, Inglewood, Kalifornia, Amerika Serikat pada 27 Agustus itu hadir dengan berbagai ”drama”.

Publik tentu masih ingat MTVVMA2013 saat Miley Cyrus tampil mengenakan bikini warna kulit. Bersama Robin Thicke, keduanya menyanyikan Blurred Lines. Di tengah-tengah lagu, Miley mendadak menggoda Thicke dan melakukan twerking.

Aksi itu sontak membuat Miley menuai kecaman. Sebelum beradegan sensual dengan Thicke, di MTVVMA2013 pula Miley bernyanyi We Can’t Stop memakai baju one piece dan berjoget bersama boneka-boneka raksasa. Sebagai pembelaan, saat itu Miley mengaku hanya ingin menampilkan sesuatu yang bisa dikenang. Empat tahun berselang, dalam wawancara dengan Billboard pada Mei lalu, pasangan aktor Liam Hemsworth itu mengungkapkan penyesalan soal aksinya di MTVVMA2013.

Sejak digelar pada 14 September 1984, VMAmemang tak lepas dari kontroversi. Meski, di ajang itu banyak pula musisi yang punya kesempatan mempromosikan karya baru. Taylor Swift, misalnya. Video klip Look What You Made Me Do miliknya tayang perdana di VMA tahun ini. Video yang menampilkan beberapa Taylor Swift dari zaman dulu hingga kini itu sekaligus menjadi pertanda kemunculannya kembali di dunia musik. Kendati video klipnya tayang, Swift justru tak hadir dalam ajang musik yang digelar ke-34 kali tersebut.

Dia dicurigai menolak hadir karena pembawa acara MTVVMA2017 ialah Katy Perry. Yang unik, lirik lagu Look What You Made Me Do dipercayai merupakan sindiran Swift untuk Katy Perry. Seperti diketahui, dua musisi berbakat itu memang bersitegang sejak 2009 silam. Tidak hanya Katy Perry, Swift juga menyindir rapper Kanye West dalam lirik lagu tersebut.

Berakhir menyindir di VMA, perseteruan Swift dengan West juga bermula di ajang penghargaan musik itu. Ya, MTVVMA2009 menjadi saksi awal mula perselisihan Swift dengan West. Kala itu Swift memenangkan Best Female Video berkat lagu You Belong With Me. Bermaksud membela Beyonce yang dikalahkan Swift di kategori itu, West tiba-tiba naik panggung dan menginterupsi pidato kemenangan Swift.

Sepi Penonton

Sepanjang sejarah penyelenggaraan VMA, tahun ini tercatat sebagai tayangan paling sepi penonton. Assosiated Press mencatat MTV VMA2017 hanya ditonton 5,69 juta penonton dari 10 saluran berbeda. Jika menelisik ke tahun sebelumnya, jumlah penonton acara itu memang menurun tiap tahun. Pada 2016 VMA disaksikan 6,5 juta penonton, sedangkan pada 2015 mampu menyedot 9,8 juta penonton. MTVVMA2017 memang tak jauh dari kontroversi. Sehari setelah MTVVMA2017 usai, vokalis Maroon 5 Adam Levine ngamuk di Twitter. ”Selalu menyenangkan melihat bagaimana kacaunya VMA.

Tahun ini mereka benar-benar membuktikannya,” tulis Levine. Dalam cuit lanjutan Levine menerangkan kekesalannya karena para musisi yang tampil di ajang itu tak bisa beraksi maksimal. Julia Michaels, misalnya, dipotong saat bernyanyi demi segmen iklan. Aksi panggung Lorde pun aneh. Alihalih menyanyi, Lorde justru hanya menari sambil mengikuti irama lagu Homemade Dynamite. Soal Lorde, bukan hanya Levine yang sebal. Pun warganet dibuat kebingungan dengan penampilan penyanyi asal Selandia Baru itu.

Setelah jadi perbincangan di internet, Lorde baru menjelaskan bahwa dirinya tengah sakit flu sehingga tidak memungkinkan untuk menyanyi. MTVselaku penyelenggara acara mengaku tidak mempermasalahkan kondisi Lorde dan bahkan tetap memuji penampilannya. Yang tak kalah jadi perhatian adalah penampilan Fifth Harmony di panggung VMA2017. Dalam sesinya, Fifth Harmony muncul di tengah kegelapan. Saat itu lampu menyorot grup vokal tersebut sehingga membentuk lima siluet perempuan.

Tibatiba satu siluet terlempar ke belakang dan menghilang. Aksi itu diperkirakan untuk menyindir Camila Cabello, salah satu personel Fifth Harmony yang hengkang pada Desember lalu. Para pengamat memprediksi drama di MTVVMAtak akan ada habisnya. Melalui acara ini para musisi dunia berkesempatan mempertontonkan karya. Di lain sisi, mereka saling berkompetisi, baik secara sehat maupun melalui sindiran. (43)

Berita Lainnya