14 September 2017 | Solo Metro

Boyolali Bangun Sirkuit Gokart Internasional

BOYOLALI-Pemkab Boyolali membangun dua fasilitas olahraga tahun ini. Yaitu, gelanggang atletik dan sirkuit gokart. Kedua fasilitas olahraga tersebut dibangun di Kelurahan/ Kecamatan Mojosongo, persis di pinggir Jalan Raya Solo- Semarang. Lokasi proyek seluruhnya adalah tanah milik Pemkab Boyolali. ”Jadi, pemkab tak perlu membeli tanah atau tukar guling,” ujar Kasi Pengembangan Ilmu Pengetahuan Industri dan Lembaga Keolahragaan Disporapar Boyolali, Agus Sucipto, Rabu (13/9).

Dijelaskan, tahap awal pembangunan kedua fasilitas tersebut adalah pengurukan dan pemerataan lahan serta pembangunan talut. Proyek dijadwalkan selesai dalam tempo 110 hari mendatang. Adapun total anggaran mencapai Rp 3,66 miliar. ”Untuk gelanggang atletik sebesar Rp 1,422 miliar dan sirkuit gokart sebesar Rp 2,24 miliar”. Setelah proyek pemerataan lahan selesai, proyek fisik bakal dilanjutkan tahun 2018. Hanya saja, pihaknya belum bisa menyebutkan besaran anggaran yang dibutuhkan karena masih dalam pembahasan intensif. ”Selain kedua fasilitas olahraga tersebut, di sisi paling timur bakal dibangun botel berbintang.” Ditambahkan, proyek tersebut dibangun dengan merelokasi empat tiga bangunan.

Yaitu, SDN Mojosongo, PAUD, Kantor Kelurahan dan bangunan bekas pasar buah yang mangkrak. Para siswa SDN Mojosongo dipindahkan ke SD lain terdekat. ”Untuk PAUD sudah kami pindahkan ke lokasi lain tak jauh dari lokasi awal. Sedang Kantor Kelurahan dipindahkan di samping Kantor Kecamatan setempat.”

Saat Suara Merdeka mengecek ke lokasi proyek, terlihat sebuah begu mengeruk tanah di sisi barat. Selanjutnya tanah dipindahkan ke sisi timur dengan menggunakan truk untuk menguruk bekas tanah lapang. Selain itu ada pula alat berat yang digunakan untuk meratakan tanah. Untuk menjaga agar debu tidak beterbangan mengganggu warga, pekerja juga menyemprotkan air ke lokasi pengerukan serta jalur yang digunakan truk melintas.(G10-20)