13 September 2017 | Hello Kampus

Mendongkrak Reputasi Internasional

MENYANDANGpredikat kampus bereputasi internasional bukan semata kebanggaan di kalangan perguruan tinggi. Namun juga bagian dari pengakuan dunia atas jaminan mutu keilmuan yang dikembangkan.

Salah satu kampus itu, Universitas Diponegoro (Undip) di Semarang, banyak mengambil langkah untuk penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi.

”Undip memperkokoh diri sebagai kampus bereputasi internasional. Banyak hal kami kembangkan untuk kian meneguhkan sebagai perguruan tinggi yang terpercaya di aras global,” kata Rektor Prof Dr Yos Johan Utama, kemarin. Usaha menuju internasionalisasi kampus itu juga bukan diraih dengan gampang.

Melainkan dengan menyelesaikan ragam pekerjaan rumah. Yos mengatakan, soliditas yang dibangun di atas visi akademik menjadikan masyarakat kampus akhirnya boleh berbangga hati. Setidaknya beberapa program studi yang berafiliasi di sejumlah fakultas menorehkan prestasi.

”Undip kini berbangga dengan diraihnya akreditasi internasional untuk dua program studi (prodi), yakni Magister Manajemen dan Akuntansi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB). Akreditasi internasional itu juga menempatkan Undip sebagai sedikit universitas di Indonesia yang mendapatkan akreditasi internasional,” imbuh dia.

Kampus Pilihan

Tercapainya akreditasi internasional juga kian menyejajarkan kampus ini dengan perguruan tinggi negeri (PTN) unggulan lainnya. Undip sekaligus bergeser menjadi pilihan mahasiswa mancanegara untuk berkuliah dan mendalami banyak keilmuan.

Akreditasi untuk Prodi Magister Manajemen dan Akuntansi diberikan oleh The Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow 21st Century Organization (ABEST 21). Selain pengakuan dari mancanegara, kedua prodi sekaligus menerima jaminan kualitas dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT). ”Secara keseluruhan terdapat tujuh prodi di Undip yang terakr

editasi internasional. Angka pastinya yakni tiga prodi miliki Fakultas Teknik (FT), tiga dari FEB dan satu dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM). Keinginannya terdapat 20 prodi yang terakreditasi internasional ke depan,” imbuh Yos. Tak kalah penting untuk mendongkrak reputasi internasional, kian digencarkan masuknya mahasiswa asing mengikuti perkuliahan di kampus ini.

Kampus itu juga membuktikan banyak mahasiswa asing yang merasa tertarik kuliah di PTN tertua di Jateng ini. Tak cukup dari Asia, tetapi juga dari Eropa, Australia, bahkan Amerika Serikat. Selain itu Undip juga menjalankan agenda visiting profesor, yang mendatangkan banyak guru besar mancanegara.(55)