11 September 2017 | Edukasia

Calistung Saja Tidak Cukup

JAKARTA- Sudah saatnya menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa literasi dasar yang harus dikuasai bukan hanya baca, tulis dan berhitung (calistung), melainkan enam literasi dasar yang termasuk di dalamnya literasi digital.

”Calistung saja tidak cukup. World Economic Forum merumuskan enam literasi dasar yang harus dikuasai orang dewasa, yaitu baca tulis, literasi numerasi, literasi teknologi informasi dan komunikasi atau digital, literasi finansial, literasi sains, serta literasi budaya dan kewarganegaraan,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Dirjen PAUD dan Dikmas) Kemdikbud, Harris Iskandar di Jakarta, kemarin.

Negara-negara anggota The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), lanjut Harris, sudah menggunakan instrumen tersebut untuk mengukur kecakapan orang dewasa.

Sosialisasi Awal

Oleh karena itu, ke depan pengukuran kecakapan orang dewasa tidak hanya kemampuan calistung, namun juga mengukur kecakapan lain yang termasuk dalam enam literasi dasar tersebut.

”Ke depan kita juga ikut menggunakan instrumen tersebut. Tahun ini semacam sosialisasi awal bagi masyarakat,” kata peraih gelar doktor dari Syracuse University New York tersebut.

Harris menyampaikan bahwa kita harus menyatukan dengan program lainnya seperti kewirausahaan. Kalau tidak demikian maka akan kembali lagi buta aksara. ”Mereka bisa kembali menjadi buta huruf karena sering lupa apa yang telah dipelajari.

Makanya diintegrasikan dengan program TBM, wirausaha dan sebagainya,” jelasnya. Pegiat literasi dianjurkan banyak dibantu oleh pemda. Semakin banyak sinergitas antara pemerintah dengan LSM akan semakin bagus. ”Sebab mereka kerjanya bagus dan ikhlas,” tandasnya.(nya-42)