image

Foto: suaramerdeka.com / dok

14 September 2017 | 07:17 WIB | Liga Indonesia - Nasional

Timnas Indonesia U-18 Siap Hadapi Thailand di Semifinal

JAKARTA, suaramerdeka.com -Timnas Indonesia U-18 menggenggam tiket ke semifinal Piala AFF U-18 dengan status juara Grup B. Pada babak empat besar, skuad Garuda Nusantara akan bertemu runner up Grup A, Thailand. Adapun tuan rumah Myanmar yang berstatus runner up Grup B bakal bentrok lawan pemuncak Grup A, Malaysia.

Sebelum partai pamungkas digelar, Indonesia bersama Myanmar dan Vietnam masih memiliki peluang lolos dari fase grup. Sebab, poin yang dikoleksi masing-masing tim masih rawan digusur satu sama lain. Akhirnya, pasukan Merah Putih memastikan tiket ke semifinal terlebih dulu usai menghajar Brunei Darussalam, 8-0 pada laga yang digelar di Stadion Thuwunna, Yangon, Rabu (13/9) sore.

Saat itu, Indonesia masih menunggu hasil akhir antara Myanmar kontra Vietnam untuk menentukan status sebagai juara grup atau runner up.Setelah laga Myanmar versus Vietnam berakhir, 2-1 untuk kemenangan tuan rumah, Indonesia memastikan diri sebagai pemuncak grup. Sejatinya, tiga tim mengoleksi poin akhir sama, yaitu sembilan. Namun Indonesia berhak menyandang juara grup lantaran unggul selisih gol.

Pasukan Garuda Nusantara memasukkan 19 gol, kemasukan empat, sehingga surplus 15. Adapun Myanmar dan Vietnam, selain poin akhir sama, mereka juga memiliki selisih gol yang mirip. Mereka memasukkan 17, kemasukan tiga, surplus 14. Vietnam yang bermain cukup cemerlang selama turnamen berlangsung mengalami sial harus tersingkir karena kalah head to head dari Myanmar. Pelatih timnas Indonesia U-18 Indra Sjafri mengaku bersyukur bisa melaju ke semifinal.

Pihaknya tak mempersoalkan siapapun lawan yang dihadapi di babak empat besar itu. "Terkait lawan antara Malaysia atau Thailand kita juga sudah siap melawan siapa saja. Yang jelas tim ini masih ada kekurangan dan kita terus perbaiki," kata Indra usai laga.

Rachmat Irianto dan kawan-kawan berhasil membungkam Brunei berkat kerja keras selama 90 menit pertandingan. Mereka diinstruksikan bermain tenang dan tak menganggap remeh lawan. Hasilnya, mereka bisa mencetak delapan gol dari Muhammad Rafli Mursalim (1', 41', 45+2), Egy Maulana Vikri (18', 22'), Witan Sulaeman (40', 67') dan Hanis Saghara (68'). "Sejak awal saya tekankan anak-anak untuk bermain tenang, jangan terburu-buru dan tetap anggap Brunei sebagai lawan yang harus diwaspadai," terangnya.

(Arif M Iqbal /SMNetwork /CN26 )