image

Foto: http://www.telegraph.co.uk

09 September 2017 | 04:35 WIB | Dunia

AS Monaco Ingin Lupakan Kylian Mbappe

MONACO, suaramerdeka.com - AS Monaco mengaku ingin melupakan Kylian Mbappe yang memilih pergi ke Paris Saint-Germain dengan status pinjaman. Tak mau berlarut-larut, Monaco memilih fokus ke masa depan.

"Pada awalnya, keinginan kami adalah dia (Mbappe) bertahan di Monaco. Setelahnya ada beberapa pertemuan dan pada suatu titik dia memberi tahu saya soal keputusannya untuk bergabung dengan PSG," ujar Wakil Presiden Monaco, Vadim Vasilyev, yang dikutip Soccerway.

Musim lalu, pemain 18 tahun itu merupakan salah satu bintang terbaik Monaco pada musim lalu usai mencuri perhatian dengan mencetak 26 gol di semua kompetisi. Namun musim ini, dia memilih hengkang ke PSG dengan status pemain pinjaman.

Apabila Mbappe jadi diboyong PSG, Monaco berpotensi mendapatkan uang 180 juta euro (sekitar Rp 2,85 triliun). Agar tetap kompetitif sepeninggal Mbappe, Monaco telah merekrut sejumlah pemain anyar di lini serang seperti Keita Balde (dari Lazio), Stevan Jovetic (dari Inter Milan), dan Adama Diakhaby (dari Rennes).

"Saya tidak ingin dia pergi ke Paris, itu benar, tapi saya mengerti karena saya menghormati Kylian sebagai pemain dan pribadi. Sekarang kami harus berganti halaman. Dia sudah berada di tempat yang dia inginkan dan kami harus berkonsentrasi ke musim kami. Saya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya sangat senang dia menuliskan bagian yang indah dalam sejarah klub kami," tutur Vasilyev.

Tanpa Mbappe, Monaco sejauh ini tetap perkasa setelah selalu menang pada empat laga pertama Liga Prancis dan kini menempel ketat PSG yang memimpin klasemen.

(Andika Primasiwi /DS /CN26 )