• KANAL BERITA

Alisson Sukses Menangi Yacine Trophy 2019

Foto: AP Photo
Foto: AP Photo

PARIS, suaramerdeka.com - Alisson Becker dinobatkan sebagai pemenang Yachine Trophy seiring performa impresifnya sepanjang 2019. Pengumuman pemenang Yashin Award pun dibarengi dengan Malam Ballon d'Or Award di Grand Galais, Paris, Selasa (3/12) atau Senin malam waktu setempat. Kiper asal Brasil itu akhirnya berhasil naik panggung untuk menerima penghargaan itu.

Alisson didapuk sebagai yang terbaik usai prestasi gemilangnya selama musim 2018/2019, di mana membawa Liverpool juara Liga Champions dan runner-up Premier League dengan rekor 97 poin serta kebobolan 22 gol.

Dia juga meraih trofi bareng Timnas Brasil saat memenangi Copa America 2019. Bahkan sepanjang turnamen itu, Alisson cuma kebobolan satu gol di final menghadapi Peru. Yashin Award melengkapi gelar kiper terbaik UEFA dan FIFA tahun ini.

"Sungguh sebuah kehormatan bisa berada bersama para pemain hebat ini, baik pria maupun wanita. Saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya, istri, yang selalu mendukung ke manapun saya pergi. Untuk kedua orang tua di Brasil - Saya rasa mereka sedang menonton saya! Dan juga kepada Tuhan yang sudah memberikan tahun 2019 yang luar biasa, trofi Liga Champions dan beberapa penghargaan individu," ujar Alisson di situs resmi klub.

Sebelumnya, Alisson masuk sebagai kandidat bersama Ederson (Manchester City), Hugo Lloris (Tottenham Hotspur), Kepa Arrizabalaga (Chelsea), Jan Oblak (Atletico Madrid), Marc-Andre ter Stegen (Barcelona), Wojciech Szczesny (Juventus), Samir Handanovic (Inter Milan), Manuel Neuer (Bayern Munich), dan Andre Onana (Ajax Amsterdam).

"Saya tidak merasa beruntun, saya merasa diberkahi serta bersyukur. Saya juga ingin berterima kasih kepada rekan-rekan setim, seluruh staf Liverpool. Terima kasih banyak," demikian dia.

Yachine Trophy (trofi Lev Yashin) diberikan untuk pertama kalinya pada tahun 2019 ini. Penghargaan tersebut mengambil nama kiper legendaris Uni Soviet, Lev Yashin, yang merupakan satu-satunya penjaga gawang peraih titel Ballon d'Or sepanjang sejarah.


(Andika Primasiwi, DS/CN26)