image

PEMERIKSAAN KESEHATAN:  Pemeriksaan kesehatan jamaah haji asal Kabupaten Jepara di maktab di Makkah, Arab Saudi, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Sukardi)

14 September 2017 | 01:55 WIB | Suara Muria

Sakit, Jamaah Kloter 94 SOC Asal Jepara Dipulangkan

JEPARA, suaramerdeka.com –  Sakit, jamaah haji Kloter 94 SOC asal Desa Mindahan RT 3/RW 3, Kecamatan Batealit, Jepara  Hj Lasmi Sowimbar akan pulang awal (tanazul) bersama Kloter 25 SOC Kamis (14/9) ini.  

Menurut rencana, kloter 25 berangkat dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah pukul 05.30 Waktu Arab Saudi (WAS) –atau 09.30 WIB.  Dan dijadwalkan tiba Bandara Adi Sumarmo Solo pukul 22.10 WIB.

‘’Diizinkan tanazul dengan pertimbangan bisa lebih baik jika semakin cepat tiba di kediamannya di Jepara,’’ ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Kabupaten Jepara Ali Arifin,  Rabu (13/9) .

Dengan pulang awal, Lasmi tidak mengikuti agenda Kloter 94 yang akan ke Madinah, untuk melaksanakan ibadah arba’in akhir September ini.  Sebelumnya, ada jamaah kloter 41 Hj Baedah asal Sowan Kidul, yang ditolak usulan tanazulnya, karena dinilai belum mendesak.

Untuk menyambut kedatangan Hj Lasmi, Kantor Kemenag Jepara bersama KBIH, dan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara akan berangkat ke Asrama Haji Donohudan, dengan membawa ambulans, Kamis sore ini.  

Arifinmengatakan, sudah koordinasi dengan Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes SDK) DKK  Jepara dr Vita Ratih Nugraheni.

Dua Meninggal

Selama pelaksanaan haji di Tanah Suci,  dua jamaah asal Jepara meninggal.  Keduanya masuk Kelompok Terbang (Kloter) 95 SOC.  Sebelum pelaksanaan wukuf,  Suriah binti Sunari (55 tahun) asal Desa Pedem  RT 4/RW 7, Kecamatan Kembang, Jepara meninggal akibat gangguan jantung. Satu lagi, meninggal di Maktab di Makkah, Senin sore. 

Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) Kabupaten Jepara H Sunarto SSos menginformasikan melalui WA, H Asmu’i Nasuka Dawi (78) berasal dari Desa Nalumsari RT 2/RW 1, Kecamatan Nalumsari oleh dokter dinyatakan meninggal karena gagal nafas. Dalam catatan kesehatan, punya riwayat penyakit paru, jantung dan kepikunan.

Dengan berkurang dua,  Jamaah Haji Jepara yang 1.104 orang saat berangkat, sekarang 1.102.  Arifin menjelaskan, Jamaah Kloter 41 (Gelombang I) sebanyak 355 orang dijadwalkan pulang ke Tanah Air, 19 September mendatang.  Diperkirakan sampai Pendapa Kabupaten Jepara menjelang tengah malam.

Sedang tiga  lainnya, yang masuk paling akhir Gelombang II, yakni Kloter 93 (93 orang bergabung dengan Kabupaten Rembang), 94 (354 orang) dan Kloter 95 SOC (290 orang) akan ke Madinah utnuk melaksanakan ibadah Arba’in . Mereka dijadwalkan balik ke Debarkasi Solo, 5 dan 6 Oktober.

(Sukardi /SMNetwork /CN39 )