image

Foto: istimewa

13 September 2017 | 23:06 WIB | Suara Kedu

Kuota Gas Melon untuk Kulonprogo Ditambah

KULONPROGO, suaramerdeka.com – Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat mengenai sulitnya mendapatkan elpiji 3 kilogram (gas melon), Dinas Perdagangan Kulonprogo berkoordinasi dengan Hiswana Migas serta Pertamina. Untuk mengatasi kondisi tersebut, kuota elpiji 3 kg untuk Kulonprogo ditambah sekitar 10 persen.

Kepala Dinas Perdagangan Kulonprogo, Niken Probolaras mengatakan, pihaknya sudah menerima keluhan dari masyarakat terkait sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kg belakangan ini. Menendaklanjuti masalah itu, pihaknya sudah mengomunikasikan dengan Hiswama Migas dan UPP Pertamina di Rewulu.

Hal itu kemudian sudah ditindaklanjuti dengan penambahan kuota untuk Kulonprogo, sekitar 10 persen sejak Senin (11/9). Rencananya, penambahan kuota juga akan dilakukan menjelang hari besar Natal dan tahun baru. Ada pun kuota harian elpiji untuk Kulonprogo pada 2017 ini sebanyak 11.200 tabung per hari.

“Pasokan asudah ditambah sejak Senin (11/9). Kalau masih kosong tidak tahu agen dan pangkalan bagaimana,” kata Niken, Rabu (13/9).

Sebelumnya, warga mengeluhkan kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg, karena pasokan untuk pangkalan dikurangi. Salah satu pengelola pangkalan, Wahyu mengungkapkan, sejak Maret atau April lalu memang sudah ada pemberitahuan adanya pengurangan jatah elpiji 3 kg untuk setiap pangkalan dari Pertamina. Hal itu mengakibatkan pangkalan mengalami kekurangan stok untuk memenuhi permintaan.

Pangkalan yang dikelolannya sebelumnya bisa mendapat 360 tabung tapi kemudian dikurangi 100 tabung. Sehingga hanya mendapat 260 tabung saja per minggunya. Oleh karena itu, jatah untuk pembeli ecer juga dikurangi.

 

(Panuju Triangga /SMNetwork /CN40 )