image

BERI MOTIVASI : Mantan Menteri ESDM Sudirman Said memberikan motivasi kepada ratusan warga binaan di Lapas Brebes. (Foto: suaramerdeka.com/Bayu Setyawan)

13 September 2017 | 17:05 WIB | Suara Pantura

Sudirman Said Blusukan ke Lapas Brebes

BREBES, suaramerdeka.com - Mantan Meteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, yang juga bakal calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng), blusukan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes, Rabu pagi (13/9). Selain untuk bersilaturahmi, kedatangan Sudirman Said itu untuk memberika motivasi kepada warga binaan di Lapas Brebes. Bahkan, ia juga sempat menghibur para narapidana dengan bernyanyi dan berjoget bersama. 

Sudirman Said bersama rombongan tiba di Lapas Brebes sekitar pukul 09.00. Ia disambut oleh sebanyak 234 warga binaan yang telah menunggu di Aula Lapas. Sebelumnya, Mantan Direktur PT Pindad Bandung itu sempat melihat-lihat kondisi sel di Lapas Brebes. Ia dibuat kagum oleh kemampuan para warga binaan dalam bernyanyi dan memainkan musik. 

Dalam memberikan motivasi kepada para narapidana, Mantan Menteri kelahiran Brebes itu, mencontohkan kehidupan masa lalunya yang penuh dengan perjuangan. Saat masih anak-anak, dirinya sudah ditinggal pergi ayahnya dan harus membantu ibunya mencari nafkah agar bisa bertahan hidup dan bersekolah.

“Setelah ditinggal ayah sejak usia 8 tahun. Jangankan berpikir untuk sekolah, agar bisa tetap hidup saja kami tidak tahu harus bagaimana. Ini karena kami delapan bersaudara dan hanya punya ibu yang sebatas lulusan SR,” tutur Sudirman Said, di depan para narapidana. 

Untuk membantu ibu mencari nafkah, kata dia, tidak jarang dirinya ikut bekerja sebagai kernet angkutan dan membantu kirim sayuran ke pasar. "Biar dapat uang untuk membantu ibu, saya sering menjadi kernet angkutan dan membantu kirim sayuran ke pasar," sambungnya.

Selama memberikan motivasi, Sudirman Said banyak bercerita mengenai perjalanan hidup yang tidak mudah, bahkan sulit sekali. Namun semua itu harus tetap dijalani dengan usaha dan kemauan yang keras.

“Saya memberi inspirasi pada mereka untuk melihat ke depan, jangan ke belakang. Kehidupan yang akan datang bisa direncanakan dengan menambah keterampilan dan mempersiapkan mental yang kuat,” ungkap Sudirman Said.

Sementara Kepala Lapas Kelas II B Brebes, Maliki mengatakan, motivasi yang disampaikan di depan para narapidana sangat bermanfaat. Mereka perlu inspirasi dan motivasi kuat agar bisa menjadi masyarakat yang baik setelah keluar dari penjara.

“Saya punya keingingan mengundang beliau sejak saya bertugas di Brebes. Artinya, kami di sini membutuhkan pencerahan dan motivasi tentang berbagai ilmu pengetahuan baik bagi petugas maupun warga binaan," katanya.

(Bayu Setyawan /SMNetwork /CN41 )