image

DIMAKAMKAN BERDAMPINGAN : Jenazah pasangan suami istri (Pasutri) yang diduga korban pembunuhan, Husni Zarkasih (58) dan Ny Zakiyah (53), dimakamkan berdampingan di pemakaman keluarga di Kelurahan Kradenan Gang 3 Kecamatan Pekalongan Selatan Kota Pekalongan, Selasa (12/9). (SM/dok)

13 September 2017 | 03:18 WIB | Suara Pantura

Husni dan Zakiyah Dimakamkan Berdampingan

  • Pasutri Ditemukan Tewas di Purbalingga

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - RIZKY Suci Malida, putri ke dua pasangan Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah (53), tampak syok dan tak kuasa meneteskan air mata usai menghadiri pemakaman ke dua orang tuanya almarhum Husni dan Zakiyah di pemakaman keluarga di Kelurahan Kradenan Gang 3 Kota Pekalongan, Selasa (12/9) siang.

Iya, Husni Zarkasih dan Zakiyah, merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang ditemukan tewas di Sungai Klawing, Desa Palumbungan, Bobotsari, Purbalingga, Senin (11/9). Pemakamanan ke dua almarhum diantar oleh ribuan petakziah. Ke duanya dimakamkan secara berdampingan.

Mendiang ke dua almarhum diketahui meninggalkan empat orang anak, Azhar Gilang Prasetta (anak pertama), Rizky Suci Malida (ke dua), Putri Fatimatus Zahra, anak ke tiga yang diketahui masih kuliah di Inggris, dan Dimas Adip Karomi, anak bungsu yang masih menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Semarang.

Jenazah pasutri tersebut dengan dibawa mobil ambulan tiba di rumah duka di kampung halamannya di Buaran Gang 1 Kota Pekalongan, Selasa (12/9) pukul 04.00 Wib dini hari usai dilakukan proses otopsi oleh pihak kepolisian di RSUD Margono Soekarjo, Purwokerto. Di rumah duka, tampak sejumlah karangan bunga ucapan belasungkawa. Sejumlah kerabat silih berganti mendatangi rumah duka.

Almarhum Husni dan Zakiyah, sejak tahun 1990 diketahui merantau di Jakarta, dan belakangan dikenal sebagai pengusaha garmen spesialis baju anak. Dalam parantauannya, mereka terakhir berdomisili di Bilangan Pengairan N 21, RT 1 RW 6, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurut Imaduddin (35), keponakan korban, almarhum Husni dan Zakiyah terakhir pulang ke Pekalongan dua hari usai Hari Raya Idul Adha lalu.

Ia mengaku waktu itu sempat bertegur sapa dengan almarhum. Dan, tidak ada firasat apapun sebelum korban ternyata diketahui tewas dalam keadaan cukup mengenaskan. "Kami pihak keluarga tentu merasa sangat kehilangan. Dimata keluarga, mereka merupakan orang yang baik," tuturnya.

(Kuswandi /SMNetwork /CN34 )