image

HAFAL SEMUA UNSUR KIMIA: Direktur Leprid Paulus Pangka (kiri) menguji kemampuan Kiyoshi Natanael Yohansyah menghafal 118 unsur kimia dalam tabel di kantor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) Jl Berlian V No 1 Semarang, Rabu (12/7). (Foto suaramerdeka.com/Maulana M Fahmi)

13 Juli 2017 | 02:56 WIB | Liputan Khusus

Terpikat Tabel di Youtube, Yosi Hafalkan Semua Unsur Kimia

SIAPA yang menyangka jika tabel mampu menghantarkan seorang bocah berusia 5 tahun menghafal seluruh unsur kimia yang ada. Dialah Kiyoshi Natanael Yohansyah, bocah kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur, 22 Agustus 2011. Berawal dari ketertarikannya melihat Periodic Table of the Elements / tabel periodik unsur kimia di video youtube, anak kedua pasangan Edy Yohannes dan Vienska Viorinsia itu mampu menghafal 118 unsur kimia dalam tabel. Tak hanya hafal, bahkan ia mampu menuliskan simbol unsur, nomor atom serta letak dalam tabel periodik.

” Itu Argon, simbolnya “Ar” nomor atomnya 18, letaknya di sisi kanan tabel urutan 3 dari atas. Kalau yang itu simbol ” H” adalah Hidrogen, nomor 1 letaknya ada di kiri atas tabel periodik,” ungkap Yosi panggilan akrab Kiyoshi Natanael Yohansyah saat menjawab pertanyaan Direktur Leprid Paulus Pangka saat melakukan tes kemampuannya di kantor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) Jl Berlian V No 1 Semarang, Rabu (12/7).

Tak hanya Paulus Pangka, sejumlah wartawan yang hadir juga melakukan tes kemampuan Yosi menghafal unsur kimia. Dengan cekatan Yosi menjawab semua pertanyaan dengan benar dan cepat. Bahkan ia juga terkadang menyeletuk jika pertanyaan yang diajukan sudah ditanyakan sebelumnya.

” Tadi kan unsurnya sudah ditanyakan dan saya jawab benar. Masa diulang-ulang. Coba tanya yang lainnya yang belum ditanyakan,” protes Yosi disambut tawa sejumlah wartawan yang hadir dalam pemberian penghargaan rekor Leprid tersebut.

Sebelum dilakukan tanya jawab, Yosi menuliskan 118 unsur kimia di dalam tabel periodik kosong. Tabel tersebut kemudian dicocokkan oleh Paulus Pangka dengan tabel yang telah terisi unsur kimia lengkap. Dan hasilnya, Yosi mampu mengisi tabel dengan lengkap dan benar.

Edy Yohannes , ayah Yosi mengatakan sebenarnya anaknya tersebut telah hafal semua unsur kimia sejak Februari lalu, yaitu saat usianya 5 tahun 1 bulan. Awalnya ia tertarik saat melihat tabel unsur kimia di video youtube bulan Oktober 2016 lalu, kemudian menanyakan kepadanya.

“Awalnya ia tertarik tabel yang warna-warni dan tanya ini apa. Kami jelaskan ini tabel unsur kimia. Yosi apa mau belajar menghafalkan. Ia pun mengangguk dan antusias untuk diajari membaca serta menghafal. Sejak itu saat ia ingin kami memandu menghafalkan, maka kami akan ajarkan. Tapi itu sesuai keinginan dan kehendaknya, jadi kami tidak mau memaksakan,” jelasnya.

Empat bulan berlalu ternyata Yosi begitu cepat menghafal semuanya bahkan secara acak pun ia mampu menjelaskan dengan cepat dan benar. Hal tersebut juga tidak lepas dengan hasratnya belajar yang menggebu-gebu untuk menghafal, bahkan melalui aplikasi dari android yang memuat tabel unsur kimia tersebut.

“Kalau sudah pegang android, ia tak akan memainkan game. Tapi ia cari aplikasi dari tabel unsur kimia untuk ia hafalkan. Anak ini tidak tertarik main game android pada umumnya anak-anak seusianya, tapi ia lebih memilih aplikasi maupun game edukasi yang berkaitan dengan peta dan unsur kimia,” terangnya.

Kesehariannya, Edy mengatakan Yosi seperti kebanyakan anak seusianya. Saat bermain ia pun akan menggunakan waktunya untuk bemain bersama kedua saudaranya Kimberly (8) atau adiknya Kathlyn (3) bahkan dengan teman sebayanya.

Saat ditanya wartawan, Yosi bahkan mengatakan bahwa kalau waktunya main ia akan main, namun tetap ingat belajar. “Kalau belajar yang susah akan jadi mudah. Saya akan rajin belajar biar bisa sekolah di luar negeri dan menjadi astronot,” ujar Yosi yang mengaku suka menghafal peta serta planet astronomi tersebut.

Direktur Leprid Paulus Pangka mengatakan dalam sejarah perekoran Indoneisa belum ada baik orang dewasa maupun anak kecil yang mampu menorehkan rekor hafal unsur kimia seperti ini. Untuk itu Leprid mengapresiasi prestasi ini dengan mencatat sebagai prestasi pada urutan ke- 306 Leprid sebagai penghafal 118 unsur kimia termuda di Indonesia yang mampu menulis dan menentukan letak 118 unsur kimia pada tabel periodik unsur kosong serta menyebutkan nomor atom secara acak.

” Kami apresiasi prestasi Yosi sehingga dapat menginspirasi anak-anak yang lainnya. Namun yang terpenting dengan apa yang telah dicapai Yosi ini membuktikan bahwa peran orang tua mempunyai andil besar dalam meningkatkan pendidikan anak. Cara belajar siswa aktif seperti ini perlu dilakukan untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berprestasi. Semoga ini mampu menginspirasi anak serta orang tua lainnya agar lebih banyak lagi bibit-bibit sumber daya manusia Indonesia yang berprestasi,”jelasnya.

(Maulana M Fahmi /SMNetwork /CN19 )