image

KUCURKAN AIR: Manajer PLN Unit Layanan Salatiga Heri Andi mengucurkan bantuan air bersih ke bak penampungan di Ponpes Alfalah Grogol Dukuh  Sidomukti Salatiga, Kamis (14/9). (suaramerdeka.com/Moch Mundori)

14 September 2017 | 18:50 WIB | Semarang Metro

Ponpes Alfalah Salatiga Kekurangan Air

SIDOMUKTI, suaramerdeka.com - Kekurangan sarana air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan tak hanya menyengsarakan warga, namun hal serupa juga dirasakan di kalangan santri. Itu terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Pondok Pesanten Alfalah Grogol Dukuh  Sidomukti Salatiga.

Pengasuh Ponpes Alfalah Grogol, Latifah Zumri mengatakan, sejak beberapa bulan terakhir di musim kemarau ini, Pondok Pesanten Alfalah  kekurangan air bersih. Guna memenuhi kebutuhan air para santri yang berjumlah 600 orang, pihak ponpes mengandalkan bantuan dan terpaksa membeli.

Dikatakan,  minimnya air bersih di musim kemarau ini selalu terjadi setiap tahun. Untuk mendapatkan air bersih itu, pihaknya terpaksa membeli atau mengandalkan bantuan. Setiap hari tak kurang dua tangki untuk memenuhi kebutuhan para santri.   Semuanya untuk kebutuhan minum, berwudhu, mandi dan sebagainya.

"Di sekitar pondok ini memang sulitt mendapatkan sumber air. Pernah mendapat bantuan pengeboran tanah dalam dari pemerintah, tetapi tidak juga keluar air," tuturnya.

Ditambahkan dia, dengan kondisi seperti ini, pihaknya meminta kepada seluruh santri menghemat air. Sebab untuk kebutuhan air bersih ini, pihaknya tidak mungkin membebankan biaya air bersih terhadap santri. "Sebenarnya ada alairan PDAM tetapi tidak mencukupi. Sebab air PDAM hanya mengalir di malam hari. Itu pun tidak sampai memenuhi tampungan air yang dibuat di pondok ini," tandasnya. 

PLN Bantu Air

Sementara itu PLN Unit Layanan (UL) Salatiga membantu droping air bersih sebanyak dua tangki masing-masing berisi 6.000 liter kepada Ponpes Alfalah Salatiga, Kamis (14/9). Bantuan diserahkan langsung manajer PLN UL Salatiga Heri Andi didampingi para asisten Manajer.

Heri Andi mengatakan, bantuan ini dalam rangka program PLN Peduli. Direncanakan, ada lima titik dalam program bantuan air bersih itu di wilayah Kabupten Semarang dan Salatiga. Air tersebut didatangakan dari pegunungan Ungaran.

"Kegiatan bantuan air bersih  ini sebagai tanggungjawab sosial PLN kepada masyarakat. Musim kemarau seperti ini banyak masyarakat yang kekurangan air termasuk di Ponpes Alfalah ini. Semoga ini bisa meringankan beban mereka," tuturnya. 

(Moch Kundori /SMNetwork /CN38 )