image

Foto: Istimewa

14 September 2017 | 15:38 WIB | Nasional

Rekrutmen CPNS Dipastikan Bebas KKN

  • Kemenperin Butuh Banyak Tenaga Pengajar

JAKARTA, suaramerdeka.com - Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dipastikan dilakukan secara profesional dan terhindar dari Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN). Hal itu dikemukakan Sekjen Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Haris Munandar, Kamis (14/9).

"Pemerintah berupaya untuk semakin bisa akuntabel. Tentunya kita harus percaya bahwa ini harus terhindar dari KKN," kata Haris seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Kendati telah dipersiapkan oleh Badan Kepegawaian Nasional dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, namun Kemenperin juga mempersiapkan tes secara online.

"Nah, tes online itu kan dia harus bisa menginput data, menjawab pertanyaan-pertanyaan. Jadi, yang tersaring kemungkinan besar sudah sesuai kriteria," ujar Haris.

Menurut Haris, rekrutmen tersebut juga dapat menjadi solusi atas tantangan untuk mengisi berbagai kursi pimpinan yang banyak kosong di Kemenperin, mengingat terjadinya moratorium PNS beberapa tahun belakangan. Bahkan, Haris berharap agar rekrutmen untuk CPNS Kemenperin dapat dilakukan lagi tahun ini.

"Ini dalam upaya mempersiapkan angkatan yang nantinya akan mengisi kursi-kursi pimpinan. Karena di birokrasi itu tidak mungkin dia langsung bisa naik eselon II. Ada proses dan jenjang jabatan yang perlu dilalui. Tahun depan semoga ada lagi, karena kita butuh banyak dosen dan tenaga pengajar," tukas Haris.

(Ant /CN41 )