• KANAL BERITA

Bantuan Bibit Ayam Mulai Disalurkan

BPTP Libatkan Sejumlah KUB

Peneliti BPTP Balitbangtan Jawa Tengah memberikan pemahaman kepada warga dan petani penerima bantuan DOC ayam di Desa Bendan, Boyolali. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
Peneliti BPTP Balitbangtan Jawa Tengah memberikan pemahaman kepada warga dan petani penerima bantuan DOC ayam di Desa Bendan, Boyolali. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bantuan bibit ayam atau day old chicken (DOC) mulai disalurkan ke sejumlah Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) di Jawa Tengah. Selain DOC, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah juga mendistribusikan boks kandang, pakan, vaksin serta obat-obatan pendukung lainnya.

Kepala BPTP Jawa Tengah, Harwanto mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud dari Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang dirumuskan Kementerian Pertanian RI. Melalui program ini, pemerintah pusat bakal memberikan paket bantuan 10 juta ekor ayam kepada 3,5 juta kepala keluarga (KK) miskin.

“Tiap KK dapat 50 ekor DOC ayam. Bantuan ini terdistribusi di 100 kabupaten dan 1.000 desa di seluruh Indonesia. Untuk 2018, BPTP Balitbangtan Jawa Tengah sudah memulai Pengembangan Ayam KUB Berbasis Rumah Tangga Petani di Kabupaten Boyolali,” katanya, Kamis (10/5).

Di samping sebagai wahana diseminasi percepatan dan perluasan hilirisasi inovasi Balitbangtan, Pengembangan Ayam KUB Berbasis Rumah Tangga Petani, juga akan dijadikan model pengembangan kawasan ayam KUB, peningkatan ekonomi keluarga petani, dan penguatan kelembagaan ekonomi kelompok ternak ayam KUB.

“Tidak sebatas paket bantuan logistik, kami juga memberikan bimbingan teknis inovasi teknologi,” ujarnya.

Bimbingan yang dimaksud, diantaranya tentang teknik perkandangan, teknik pemeliharaan, pakan, kesehatan, hingga menajemen kelembagaan. 1 Mei 2018 kemarin, menurut Harwanto, sebanyak 2.000 ekor DOC ayam KUB telah dikirim oleh mitra kerja dalam hal ini PT Sumber Unggas Indonesia ke Kabupaten Boyolali. Ayam tersebut kemudian didistribusikan kepada 40 rumah tangga (RT) dan kepada beberapa petani dengan alokasi 20 ekor ayam setiap orang warga/petani di Desa Bendan. Kemudian di Desa Trayu 40 RT, dan Desa Catur sebanyak 20 RT.

Bersamaan dengan pendistribusian, dilakukan pula penimbangan berat badan DOC ayam. Proses tadi dipantau langsung oleh peneliti BPTP Balitbangtan Jawa Tengah, Dian Maharso Yuwono. Dari upaya itu, diketahui berat badan setiap DOC ayam rata-rata 23 hingga 33 gram.

“Demi keberhasilan program pusat ini, pengawalan dan pendampingan intensif kami berikan melibatkan para peneliti BPTP Balitbangtan Jawa Tengah,” tukas Harwanto.


(Ranin Agung/CN40/SM Network)