• KANAL BERITA

Pengemudi Taksi dan Ojol Diminta Jaga Kekeluargaan

Turut Sukseskan Ayo ke Magelang 2020

PROMOSI AYO KE MAGELANG: Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono menghadiri peringatan ulang tahun 112 Driver Online Bike and Car se-Jateng dan DIY sekaligus mempromosikan program Ayo ke Magelang 2020 bertagline “Magelang Moncer Serius”. (Foto suaramerdeka.com/Asef Amani)
PROMOSI AYO KE MAGELANG: Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono menghadiri peringatan ulang tahun 112 Driver Online Bike and Car se-Jateng dan DIY sekaligus mempromosikan program Ayo ke Magelang 2020 bertagline “Magelang Moncer Serius”. (Foto suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com – Pemkot Magelang meminta para pengemudi taksi maupun ojek online (ojol) yang beroperasi di Kota Magelang senantiasa menjaga kekeluargaan antar-pengemudi. Hal ini penting agar tidak terjadi gesekan/konflik yang dapat merugikan pengemudi sendiri dan masyarakat.

Hal itu diungkapkan Sekda Kota Magelang, Joko Budiyono pada peringatan Hari Ulang Tahun “112 Driver Online Bike and Car” se-Jawa Tengah dan DI Yogyakarta di Gedung A Yani Magelang. Joko hadir mewakili Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito.

“Saling menjaga satu dengan lainnya. Siap bantu rekan-rekan sesama pengemudi online apabila terjadi kendala, seperti kecelakaan, gesekan dengan pihak lain, maupun kendala lainnya selama mencari nafkah di jalanan,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan agar para pengemudi dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada para konsumen, khususnya dari segi kenyamanan, kesopanan, dan kejujuran. Sebab, melalui pelayanan yang prima, maka akan memberikan rasa puas dan menumbuhkan kepercayaan para customer.

Lebih penting lagi, imbuhnya, sebagai pengemudi mereka harus selalu menjaga kode etik, termasuk jangan menyalahgunaan data dan informasi yang bersifat rahasia dari para pelanggan. Begitu pun para anggota 112 diharap ditak melakukan praktik-praktik kecurangan.

“Misalnya, meenipu sistem menggunakan aplikasi seperti fake gps, maupun aplikasi lain yang dilarang oleh perusahaan. Jangan takut tidak mendapat rezeki, tapi takutlah jika rezeki itu tidak halal. Carilah rejeki dengan baik, melangkahlah dengan hati-hati, dan keluarkanlah sedekah. maka rezeki akan datang menghampiri tepat pada waktunya,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, ia mempromosikan program Ayo ke Magelang 2020 bertagline “Magelang Moncer Serius”. Selama program, akan dilaksanakan rangkaian event setahun penuh baik tingkat lokal, regional, hingga nasional.

Disebutkannya, Pemkot Magelang sudah menyiapkan paling tidak 40 event dalam berbagai tingkatan. Ada event seni dan budaya, event olah raga, event wisata, ada pula seminar tingkat internasional, dan event-event lain berskala regional, nasional, dan internasional.

“Kita membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Termasuk dukungan dari seluruh pelaku transportasi. Mari bersama kita sukseskan Moncer Serius 2020. Mari susun strategi mulai dari sekarang, agar mampu mengambil dan memanfaatkan peluang,” ungkapnya.


(Asef Amani/CN19/SM Network)