image

Foto: istimewa

25 April 2014 | 18:59 WIB | Tips

Minuman Manis Tingkatkan Risiko Hipertensi

MINUM minuman berpemanis, seperti soda dan jus buah dalam kemasan, bukan hanya berpotensi menggemukkan. Penelitian baru, seperti dilansir Dailymail, menyebutkan minuman manis juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Sebuah tinjauan yang diterbitkan dalam The American Journal of Cardiology mengungkapkan, ada korelasi kuat antara minum minuman manis dan tekanan darah tinggi

Untuk membuktikan apakah ada hubungan antara minuman manis dan tekanan darah tinggi, Dr Aaqib Habib Malik, dari Rumah Sakit Griffin di Derby, Connecticut, dan rekan meninjau 12 studi terhadap 410.000 orang di AS

Peneliti menemukan bahwa mereka yang gemar minum minuman manis, antara 26 hingga 70 persen lebih mungkin mengembangkan risiko tekanan darah tinggi dibandingkan mereka yang tidak.

Remaja yang minum tiga gelas atau lebih minuman manis per hari, 87 persen lebih mungkin untuk mengembangkan tekanan darah tinggi.

"Minuman manis dapat menurunkan kadar oksida nitrat dalam tubuh yang menyebabkan pembuluh darah mengerut dan, oleh karena itu, tekanan darah meningkat. Karenanya membatasi konsumsi minuman manis harus dimasukkan dalam rekomendasi modifikasi gaya hidup untuk pengobatan hipertensi," katanya.

Minuman manis telah dikaitkan dengan diabetes, obesitas dan penyakit jantung.

Studi oleh ilmuwan Harvard terhadap 40.000 peserta selama dua dekade menemukan, bahwa pria yang minum rata-rata satu kaleng minuman manis per hari berisiko 20 persen lebih tinggi terkena serangan jantung. Studi lain seperti diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menyebut, konsumsi minuman manis meski hanya satu porsi per harinya dapat meningkatkan risiko penambahan berat badan.

(Linda Putri /CN33 )