| Jumat, 08 Februari 2008 | NASIONAL |
Lou Tong Lim, Manusia KuatAngkat Benda 50 Kg dengan GigiKALAU dipandang dengan mata telanjang, tubuh Lou Ting Lim (54), warga Kelurahan Sampangan Gang 4, Jalan Hasanudin, Pekalongan Timur itu seperti warga lainnya. Namun jika melihat pengusaha bolang-baling itu menunjukkan kemampuannya, mungkin orang menjadi kagum. Boleh dikatakan, setelah melihat kemampuannya, dia bisa disebut sebagai manusia kuat di Kota Batik. Ya, ayah empat putri itu mampu mengangkat benda seberat 50 kg dengan menggunakan giginya. Bahkan, dia sanggup melakukan atraksi sambil berjalan kaki. Bukan hanya itu, kekuatan giginya bisa menarik sebuah mobil hingga beberapa meter. Masih banyak lagi kekuatan tubuhnya yang jarang dimiliki orang lain. Misalnya, membengkokkan besi panjang dengan dadanya. Ujung besi itu ditempelkan di dada, lalu ditekan sangat kuat hingga benda itu bengkok. "Saya juga bisa menarik benda berat memakai burung saya (alat kelamin-Red)," ucap dia sambil tersenyum. Bagaimana bisa memiliki kekuatan seperti itu, apakah sering melakukan latihan khusus? Lou mengatakan, tak pernah berlatih khusus atau memiliki ilmu kanuragan. Dia hanya menjaga fisiknya dengan berolahraga layaknya warga lain. Sejak Usia 32 Tahun Selanjutnya dikatakan, kali pertama mengetahui kekuatan dirinya ketika berusia 32 tahun. Saat itu, dia sedang mengupas serabut kelapa dengan sebilah pisau besar. Namun ternyata, pisau itu selalu mental ketika dipakai untuk membacok kelapa yang banyak serabutnya. "Akhirnya, saya mencoba mengelupas serabut memakai gigi," kata dia. Ternyata, giginya mampu membuat serabut itu terkelupas. Sejak saat itulah dia mulai mencoba kekuatan giginya untuk mengangkat benda berat. Secara bertahap dia mengangkat benda seberat 5 kg sampai 50 kg. "Saya juga dapat meremuk beling (pecahan kaca-Red) dan silet dengan gigi," tandasnya. Mengetahui giginya sangat kuat, Lou kemudian mencoba kekuatan tubuh lainnya. Beberapa bagian tubuhnya ternyata juga kuat, yakni dada, tangan, dan kemaluannya. Kekuatan tubuhnya tersebut sudah pernah ditampilkan dalam sebuah acara di salah satu gedung di Kota Pekalongan.(Moch Achid Nugroho-17) |