logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 01 Februari 2008 NASIONAL
Line

SBY Diminta Baca Sendiri Jawaban Interpelasi BLBI

  • Diundang DPR pada 12 Februari

JAKARTA- Badan Musyawarah (Bamus) DPR akhirnya memutuskan mengundang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjawab hak interpelasi yang diajukan DPR tentang kasus penyimpangan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) pada 12 Februari.

''Rapat Bamus tadi memutuskan mengundang Presiden ke DPR untuk menyampaikan penjelasan tentang kasus BLBI,'' kata Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar yang memimpin rapat Bamus di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/1).

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi di DPR tidak mempermasalahkan penentuan waktu dan kedatangan presiden. Namun, kehadiran Presiden Yudhoyono tetap diharapkan sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam penyelesaian kasus tersebut.

''Walaupun dalam tata tertib DPR disebutkan presiden boleh diwakili, kehadiran Presiden Yudhoyono merupakan bukti keseriusan pemerintah menuntaskan kasus BLBI. Apalagi sebelum ini, presiden juga tidak menghadiri berbagai interpelasi dalam masalah lumpur Porong, Sidoarjo dan resolusi nuklir Iran,'' ujarnya.

Politikus dari Fraksi Kebangkitan Bangsa itu menegaskan, dengan kedatangan Presiden, masyarakat dapat menilai pemerintah serius dalam menangani kasus yang merugikan negara Rp 600 triliun tersebut.

''Ke depan, kami di DPR akan membahas aturan baku yang mewajibkan Presiden datang bila DPR menggunakan hak interpelasi,'' imbuhnya.

Surat undangan untuk Presiden Yudhoyono akan dikirimkan hari ini (Jumat, 1/2), sedangkan draf pertanyaan interpelasi sudah dilayangkan Senin (28/1).

Inisiator interpelasi BLBI Ade Daud Nasution meminta SBY membacakan sendiri tanpa mewakilkan pada Jaksa Agung. "Kami sudah mengirimkan undangan resmi, kami tunggu presiden sendiri yang datang,'' tandasnya.

"Kalau melaporkan Zaenal Ma'arif ke Polda saja berani, masak rapat dengan DPR tidak berani. Jangan hanya saat rapat konsultasi saja ke DPR," ujarnya.

Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng mengatakan, Presiden belum pasti hadir dalam interpelasi DPR itu.

''Mengenai kehadiran Presiden akan dijawab pada waktu dan agenda yang disepakati sebagaimana tradisi yang berlaku selama ini. Itu yang bisa saya katakan,'' kata Andi di Kantor Kepresidenan, Kompleks Istana, kemarin.

Menurutnya, interpelasi yang digagas anggota DPR sangat dihargai Presiden. Hal tersebut akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk memberikan respons.

''Akan ada respons dari Presiden dan akan dijawab dengan baik pada waktunya, sesuai dengan agenda Dewan,'' katanya. (J22,H28,F4-48)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA