| Selasa, 29 Januari 2008 | NASIONAL |
Tutut, Titiek, Mamiek Tiga Hari di KalitanSOLO- Tiga putri almarhum HM Soeharto yakni Siti Hardiyanti Indra Rukmana (Tutut), Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek) dan Siti Hediyati (Titiek) sampai semalam masih tampak di Solo. Ketiganya mewakili keluarga besarnya menyampaikan ucapan terima kasih kepada rombongan tahlil di Dalem Kalitan. Bahkan, ada rencana ketiganya akan kembali naik ke Giri Bangun, Karanganyar untuk nyekar ke pemakaman ayahandanya. Namun menurut Kepala Rumah Tangga Ndalem Kalitan Sriyanto Sumanto Kusumo, ketiga putri mantan presiden kedua RI itu merencanakan nyekar pada Selasa (29/1) pagi ini. Kerabat yang dipercaya merawat Dalem Kalitan hingga puluhan tahun itu, belum mengetahui sampai kapan ''trio'' Tutut, Titiek dan Mamiek itu tinggal di Kalitan. Tetapi yang jelas, ada kesepakatan di antara keluarga besar untuk berbagi tugas. Ketiga putra almarhum masing-masing Sigit Harjoyudanto, Bambang Triatmojo, dan Hutomo Mandalaputra mewakili keluarga di Cendana yang digunakan untuk tahlilan, yang waktunya bersamaan dengan pelaksanaan tahlil di Kalitan.''Malam ini, mereka masih di Kalitan mengikuti tahlil,'' jelasnya. Selain ketiga putri mantan penguasa Orde Baru tersebut, hingga semalam isteri Ari Sigit yaitu Rika Calebout juga tampak di Kalitan. Informasi yang diperoleh Suara Merdeka dari kalangan petugas (Poltabes Surakarta), ketiga putri, cucu dan menantu almarhum tersebut akan berada di Solo selama tiga hari. ''Namun jadwal tersebut bisa berubah,'' kata seorang perwira menengah di Jajaran Poltabes Surakarta yang semalam juga mengikuti tahlil. Ke Jakarta Sigit bersama anaknya, Ari, kemudian Bambang Triatmodjo dan Tommy Soeharto langsung terbang ke Jakarta setelah beberapa saat beristirahat di Kalitan. Menurut Quraish Shihab, mantan menteri agama dan juga Ari Sigit, mereka ke Jakarta pukul 16.45 karena di Cendana juga digelar tahlilan. Artis Yeny Rachman juga tampak di Kalitan, kemudian menyusul ke Bandara Adisumarmo 10 menit kemudian untuk bertolak ke Jakarta. Selain mereka, sejak siang seusai upacara pemakaman di Giri Bangun, para kerabat Cendana juga meninggalkan Kalitan. Di antaranya Probosutedjo, artis dangdut Camelia Malik dan lainnya yang juga terbang dari Bandara Adisumarmo. Sejumlah mantan pejabat seperti Akbar Tandjung, Bustanil Arifin, mantan KSAD Jenderal Ryamizard Riyacudu, mantan wakil ketua DPR/MPR Zainal Ma'arif, dan Poppy Darsono hadir dalam acara tahlil yang semalam digelar di Kalitan. Kegiatan keagamaan untuk mendoakan almarhum HM Soeharto, cukup diikuti masyarakat Solo dan sekitarnya. Mereka sejak petang mulai berdatangan ke Kalitan. Usai tahlil, Tutut menyalami warga masyarakat yang mengikuti tahlil. Sementara itu rencana tahlilan di makam Astana Giri Bangun yang digelar pengurus Yayasan Mangadeg dibatalkan. Tahlilan dipusatkan di Dalem Kalitan, bahkan kepala rumah tangga Astana Giri Bangun, Sukirno ikut tahlilan di Kalitan. Meski demikian, para peziarah dan warga sekitar makam melakukan tahlilan sendiri secara pribadi. ''Setelah tahlilan, mereka langsung pulang dan tidak ada yang menginap,'' kata Camat Matesih, Ukirno.(G11,G8-60) |